Jumat, 13 Desember 2013

WHO HE IS??????? (picts fiction) parts 02

                                                                      WHO  HE IS?????


Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit Yi hyun menahan sakitnya,sementara Taecyeon tidak henti hentinya khawatir,ia terus melihat kearah Yi hyun dengan perasaan khawatir dan rasa bersalah.
”Perhatikan jalanmu,atau kita akan mati berdua!”seru Yi hyun sambil menahan sakit yang tahu sedang di perhatikan.
”Untuk apa kau lakukan itu!”tanya Taecyeon ingin tahu
”Aku hanya ingin ,aku yang menagkapnya!”jawab Yi hyun ringan.
“Harusnya kau beritahu aku!”Seru Taecyeon yang merasa bersalah.
Yi hyun tak menjawab ia hanay memejamkan mata menahan sakit,dan darah mengalir melalui lengan kanannya.



Karena luka yang dialaminya cukup serius,dokter harus melakuakan operasi untuk mengambil sisa peluru yang masih bersarang di lengan Yi hyun.Sementara Taecyeon terus merasa khawatir akan keadaan Yi Hyun.
Taecyeon menemani Yi Hyun di kamarnya setelah melakukan operasi,ia memperhatikan Yi Hyun yang tertidur begitu tenang.
”Maafkan aku!,seharusnya aku tidak melakukan ini,seharusnya aku tidak membawamu bersamaku.Ternyata Aku bukanlah orang yang pantas untuk berada di sisimu,aku tidak bisa melindungimu,bahkan aku sendiri yang membuatmu seperti ini!”seru Taecyeon lirih,yang terus menyalahkan dirinya sendiri.

Dengan perlahan dan sayang Taecyeon membelai wajah Yi Hyun yang tertidur.

Keesokan harinya,yi hyun sudah sadar dan ternyata Ia mendengarkan semua yang Taecyeon katakan padanya malam itu,dan itu membuat Taecyeon malu.
"Semua yang terjadi padaku bukanlah kesalahanmu,semua hanyalah kecelakaan,dan resiko dari pekerjaanku,jangan merasa bersalah,dan tetaplah di sisiku!,dan bantu aku menangkap pembunuh ayahku!”Seru Yi Hyun meralat perkataan Taecyeon saat ia tertidur lalu.

“Tanpa kau minta,akupun akan melakukannya!"Seru Taecyeon sambi senyum senyum.
“Dan aku minta maaf untuk semuanya!”Tambah Yi hyun lagi
“Berapa kali kau meminta maaf?,apa kau ingin menyimpan persediaan ‘maaf’ untuk kesalahan yang akan kau lakukan di masa depan???”seru Taecyeon dengan nada bercanda.


Taecyeon kembali melakukan pencarian,kali ini ia menemui seseorang yang sepertinya mengetahui keberadaan Jae wook,dan dengan segera ia menyusul ke tempat yang sudah di beritahukan.





Tanpa sepengetahuan Taecyeon,Yi hyun keluar dari rumah sakit dan mengikutinya,tapi akhirnya ketahuan juga.
”Apa yang sedang kau lakuakan!”tanya Taecyeon yang sudah tahu Yi Hyun mengikutinya.
”Aku mengikutimu!”jawab Yi hyun cuek.
”Bagaiamana dengan lukamu,bahkan lukamu saja belum mengering!”
”Luka ini tidak akan mengering sebelum aku bisa menangkap embunuh ayahku!”
Dan pembicaraan mereka terputus ketika mereka melihat Jae wook masuk kedalam mobil tak juah dari tempat mereka berdiri.
Tanpa basa basi lagi,Taecyeon dan Yi hyun berlari mengejar mobil itu.
Sangat Mustahil jika mereka bisa mengejar mobil itu,tapi ternyata Tuhan memberi jalan pada mereka,Mobil melaju tidak terlalu kencang,karena sedikit macet,tapi tetap saja mereka belum bisa sampai menangkap Jae wook.
Beberapa waktu berlalu,dan mereka kehilangan jejak,saat mobil Jae wook berbelok di tikungan,dan kemudian menghilang.

Taecyeon dan Yi hyun tidak kehilangan semanga,mereka terus mencari,sampai diantara gedung gedung,dengan kepadatan penduduknya.




Mata Taecyeon kemudian tertuju pada atap gedung,dan disana ia melihat Jae wook berdiri,seperti hendak bunuh diri.
“Apa yang akan dia lakukan?”Tanya Taecyeon sambil melihat ke atap yang diikuti oleh Yi Hyun.
Yi hyun terkejut dan dengan segera mereka berlari menuju atap gedung
Taecyeon dan Yi hyun berhasil menyusul Jae wook keatas gedung,dan di sana merka melihat Jae wook berdiri di tepaian gedung,dan bersiap untuk melompat.
“Oppa!,apa yang akan kau lakukan?”tanya Yi hyun yang terkejut dengan tindakan Jae wook.
“Aku tak perlu menjawabnya,karena kau akan tahu jawabannya!”Seru Jae wook tanpa menoleh pada lawan bicaranya.
“Aku mohon!,jangan lakukan itu!”Teriak Yi hyun putus asa.
Diam diam,Taecyeon mendekati Jae wook sementara Yi hyun terus mengulur waktu untuk mengalihkan perhatian Jae wook.Tap ternyata Jae wook tidak bodoh,ia tahu apa yang akan terjadi,sehingga ia melompat.
Tap Taecyeon juga tidak kalah cepat dengan cepat ia bisa berhasil meraih Jae wook,dan kini mereka bergantungan di atas gedung.
Yi hyun yang melihat itu hanya bisa berteriak panik,sambil berusaha untuk menolong mereka,tapi ia sendiri tidak tahu bagaiman caranya.Karena akan sangat sulit mengangkat kedua orang itu sendirian.
Jae wook terus meronta untuk melepaskan diri,dan akhirnya ia berhasil,dan begitu juga Taecyeon.Mereka berdua jatuh kebawah.Jae wook berlari sambil tertatih tatih menghindari Taecyeon dan Yi Hyun,Sementara Taecyeon terluka,karena posisi jatuhnya yang tidak tepat. 

Sementara Yi Hyun dengan cepat turun dan mengejar mereka.Yi hyun melihat Taecyeon terkapar di tanah.ia menghampiri dengan wajah penuhkepanikan.
“Apa kau baik baik saja?”tanyaYi Hyun yang jadi dilema anatara mengejar Jae wook atau menolong Taecyeon.“

“Jangan hiraukan aku!,kejar Jae wook!”Seru Taecyeon sambil menahan sakitnya.






Dan Yi hyunpun mengikuti ucapan Taecyeon,ia berlari mengejar Jae wook.Meskipun Jae wook telah lama berlari tetapi ia belum jauh pergi,Karena Yi hyun masih bisa mengejar.
Dan ternyata Jae wook yang dulu,bukanlah Jae wook yang sekarang,ia tidak seperti yang Yi hyun kenal dulu.
“Sekarang apa lagi yang akan kau lakukan?,kau akan terus menghindariku?”tanya Yi hyun dengan menahan emosi dan kesedihan.
“Aku bukanlah yang dulu So Yi Hyun!”Seru Jae wook dengan nada geram.
“Kau ingin lari lagi?”       
“Tidak!”           
Jae wook mendekati Yi Hyun dan tanpa sepengetahuan Yi Hyun Jae wook mengacungkan pisau,dan hendak Menusuk Yi Hyun karena menghalangi langkahnya.
Tapi Taecyeon datang dengan cepat dan dengan ia mengorbankan dirinya untuk tertancap pisau yang ditodongkan Jae wook pada Yi hyun.
Dengan segera Taecyeon jatuh tersungkur dan menahan sakit.Sementara Yi Hyun hanya terdiam syok.
karena secara tidak disangka Jae wook mengacungkan pisau Pada Yi hyun dan hendak menusuknya,untungkah Taecyeon datang ,dan ialah yang menjadi korban penusukan Jae wook.
Dan dengan segera Jae wook pergi melarikan diri sambil terpincang pincang.
“Kejar dia!”Perintah Taecyeon dalam kesakitan.
“Mana mungkin!,kau terluka!”Seru Yi Hyun panik.

“Aku tidak papa!,kejar dia!”Seru Taecyeon dengan sambil berteriak.





Tanpa berfikir lagi Yi Hyun segera pergi dan mengejar Jae wook,karena terluka pula Jae wook tidak bisa berlari cepat dan dengan mudahnya Yi hyun bisa menangkap Jae wook.
Setelah mengamankan Jae wook,Yi Hyun menghampiri Taecyeon untuk meminta bantuan.





Ambulance segera Datang dan Segera membawa Taecyeon yang sekarat,karena terlalu banyak mengeluarakan darah.
Sementara Yi Hyun hanya bisa menangis dan menangis,ia teringat akan kejadian yang menimpa Ayahnya.saat itu ia hanaya bisa terdiam,dan Taecyeon yang menenagannya.Tapi kali ini Taecyeonlah yang terluka,tidak akan ada yang menenagkannya saat ini,sehingga ia menangis sejadi jadinya untuk meluapkan kesedihan,bahkan sampai mereka sampai di rumah sakit.

“Aku mohon,bertahanlah!”Seu Yi hyun dalam tangisnya.




Dengan perasaan khawatir dan takut,Yi hyun menemani,menjaga Taecyeon sepanjang waktu,seperti yang Taecyeon lakukan untuknya.Ia takut akan kembali kehilangan orang yang penting dalam hidupnya.
Yi hyun duduk di samping tempat tidur Taecyeon sambil terus menggenggam tangan Taecyeon.
“Bertahan dan bangunlah!,dan Kau sudah berkorban banyak untuku!.tidakkah kau ingin menagih hutangmu atas pengorbananku terhadapku!”Seru Yi hyun menyemangati Taecyeon agar cepat bangun.
Dengan lembut Yi hyun membelai rambut Taecyeon dan terus memandanginya.
“Maaf!”Serunya lirih.

“Untuk saat ini dan masa yang akan datang!”lanjut Yi Hyun.




Beberapa hari kemudian,Yi hyun kembali mengunjungi Taecyeon yang kini sudah sadar,ia merasa senang,dan itu tak dapat ia tutupi dari wajahnya.
"Lama sekali kau tidur!,sampai aku kira kau bukan tidur tapi mati!"ledek Yi hyun.
"Aku tidak akan mati semudah itu,kecuali wanita yang kucintai yang membunuhku!"balas Taecyeon sambil tersenyum senang.
"Kau sudah bisa bercanda dan tertawa,itu artinya kau sudah sembuh!”seru Yi hyun.
“Aku sudah sehat apalagi ada kau di sampingku!”Seru Taeyeon sambil terus tersenyum.
Yi Hyun hanya tersenyum dengan seringai Taecyeon,tanpa berkata apa apa.
“Apa pernyataanmu wakti itu masih berlaku?”Tanya Yi Hyun tiba tiba.
“Yang mana?”Tanya Taecyeon pura pura.
“Lupakan!,dan tetaplah di sisiku untuk melindungiku,untuk menjagaku,untuk menemaniku,untuk menjadi tempatku bersandar!,atau kau akan kubunuh!"seru Yi hyun dengan nada ngambek.
"Apa artinya itu?,apakah kau sedang mengancamku?"tanya Taecyeon masih pura pura.
"cepat sembuh dan kita mulai dari awal!"seru Yi hyun kemudian.

Taecyeon tidak mengatakan apa apa lagi,ia hanya menaruh tangannya diatas tanagn Yi hyun dan tersenyum.




Dan mereka memulai hubungan mereka,hubungan yang dimulia dari rasa benci,kasihan dan simpati.
Jika dahulu,bagi mereka tiada hari tanpa ribut,maka saat ini tiada hari tanpa berkencan,setiap waktu kerja yang mereka lalui setiap harinya mereka jadikan sebagai acara untuk berkencan.
Karena memang mereka bekerja dalam satu gedung,satu bidang,dan satu ruangan,bahkan mereka bekerja saling berhadap hadapan,jadi bukan tidak mustahil hal itu mereka lakukan untuk saling menggombali,atau sejenisnya.
“Aku akan lebih terlihat tampan jika berada di dalam kamera,jadi tetaplah pandangi wajahku melalui handycam itu!”Seru Taecyeon yang sudah kambuh Pdnya.
Yi Hyun tidak berkata apa apa,ia hanya terus melakukan apa yang sedang dilakukannya,yaitu mengambil gambar Taecyeon yang ternyata Banci kamera.

“Besok akan keluar di siaran berita kriminal!”Seru Yi Hyun kemudian sambil tersenyum lebar.




    
“Aku akan tetap mengenalimu walaupun kau menutupi dirimu!”

“Aku tidak sedang menyembunyikan diri!”




”Apa aku terlihat tampan dengan bunga ditelingaku ini?”seru Taecyeon ketika Yi Hyun menyelipkan bunga di telinganya.
”Kau terlihat lebih cantik daripada aku!”jawab Yi hyun sambil tersenyum.
”Tidak ada yang lebih cantik darimu,bahkan aku sendiri!”seru Taecyeon memuji.
”Tentu saja kau terlihat paling tampan!,karena hanya ada kita berdua disini!”
”Itulah yang aku maksudkan!,Tapi kau tetap cantik walau topi besar itu menutupi kepalamu!”

“Tentu saja,karena yang tertutupi adalah kepalaku,bukan wajahku!”

Dan meskipun sudah memiliki kekasih tapi kebiasaan aneh Taecyeon belum juga hilang,ia masih suka meminta jatah makanan pada para petugas yang suka memberikan makanan gratis di tempat tinggal Taecyeon.
Awalnya Yi hyun malu dengan kebiasaan kekasihnya itu,tapi setelah dijalani ternyata seru juga dan ia mulai terbiasa dengan hal itu.
 "Sejak kapan kau melakukan kegiatan ini?,’sangat manusiawi!"Seru Yi hyun yang sangat tidak menyangka.
”Sejak aku pindah!,dan ini sangat menyenangkan bukan!,Karena ini bisa mendekatkan kita pada masyarakat dan mendengarkan keluhan mereka pada negara"jawab Taecyeon bangga.
"Ya!,paling tidak bisa menghemat pengeluaran!,dan sangat menyenangkan."seru Yi hyun senang dan menikmati.









Tenyata kencan mereka tidak hanya selesai sampai pulang kantor saja,bahkan pulang kerjapun mereka masih lanjut,menyempatkan diri untuk bertemu dan kembali berkencan,menghabiskan waktu berdua,mercerita kesana kesini hingga waktu malam tiba.
”Apa kita tidak akan bosan jika seperti ini!”tanya Yi Hyun.
”Apa kau mulia bosan,karena wajah tampanku ini selalu menghiasi harimu dan juga pikiranmu.Tidak siang tidak malam!”
”Aku menakutkanmu,aku takut kau akan bosan padaku!”
”Kau tahu untuk saat ini,hanya ada 2 Orang yang ada di dalam otaku!”
”Apa salah satunya adalah aku?”                                       
”Bukan!”jawab Taecyeon spontan
”Bukan!,lalu siapa?”tanya Yi Hyun sedikit kecewa.
”Ibuku dan ayahku!”jawab Taecyeon bangga.
Yi hyun”.......!”                










                             
Dan ketika malam tiba,Taecyeon mengantar Yi hyun pulang,Ketika Yi hyun akan masuk tiba tiba Taecyeon menghentikannya.
Dan dengan lembut ia memegangi kepala Yi hyun dan menatapnya Untuk beberapa waktu sambil tersenyum.Taecyeon seperti menahan sesuatu.
"Masuklah!,sudah malam!"sambil melepaskan tangannya dari kepala Yi hyun.
Yi hyun sedikit kecewa dan sekarang giliran dia yang memegangi kepala Taecyeon dan menatapnya.
"Apa yang kau lakukan?"tanyanya dengan suara gugup.
Yi hyun tidak menjawab,ia hanya terus memandanginya.
"Jika kau tak melepaskannya,aku akan benar benar melakukannya!"ancam Taecyeon.
“Memangnya apa yang akan kau lakukan???”tanya Yi Hyun menantang.
“Apa yang ada dalam pikiranmu!”seru Taecyeon meledek,tapi dengan nada serius.
Dengan cepat Yi hyun melepaskan tangannya dari kepala Taecyeon dan hendak pergi.

Taecyeon kembali menarik Yi hyun dan memegangi kepalanya Untuk kedua kalinya,dan kali ini ia menatapnya dalam.
"Aku mencintaimu!"seru Taecyeon kemudian.Kata yang belum pernah ia katakan sebelumnya.
Sementara Yi hyun hanya teridiam dan sedikit terkejut tapi bahagia.
 Dan kemudina Taecyeon melakukan niatnya yaitu mencium Yi hyun.sementara Yi hyun hanya diam,dan menerimanya.



 
Yi hyun dan Taecyeon kembali kerumahnya masing masing,mereka merasa malu akan kejadian yang Baru saja mereka alami,hal itu terus membayangi otak mereka,hingga membuat mereka malu pada diri sendiri.
"Apa yang baru terjadi!"seru Yi hyun tak percaya.
"Apa yang baru aku lakukan!"tanya Taecyeon tersadar.
Taecyeon kembali teringat saat ia menciun Yi hyun di depan rumahnya.
"Apa itu tidak terlalu cepat!"gumam Taecyeon kemudian.

"Anggap saja tidak pernah terjadi!"seru Yi hyun meyakinkan dirinya sendiri.




Taecyeon berangkat pagi pagi sekali,dan ia terkejut dan langsung bersembunyi ketika ia melihat Yi hyun sudah datang.
 "Kenapa dia datang pagi sekali!"seru Taecyeon gugup
Yi hyun yang merasa ada sesuatu langsung berbalik untuk mencari tahu,tapi Taecyeon sudah bersembunyi di balik dinding.
"Seperti ada orang!".tanya Yi hyun bingung.




Taecyeon sedang berada di gudang,sedang ngedumel sendiri,tentang kekakuannya hari ini karena hal semalam.
”Harusnya itu wajar,karena sekarang status kami jelas!,kenapa jadi begini ya!,aku masih merasa kaku dan gugup saat akan bertemu dengannya pagi ini"keluh Taecyeon pada diri sendiri.
Tiba tiba datang Yi hyun dengan tampang sebagi atasan,bukan pacar.Dengan wajah yang tegas dan tanpa senyuman untuk menyapa kekasihnya.Sementara Taecyeon dibuat kembang kempis jantungnya.Melihat Yi hyun datang dengan wajah tidak seperti biasanya.(Tapi seperti beberapa waktu sebelum ia mulai jatuh cinta pada Yi hyun)
"Kenapa kau menghindariku?"tanya Yi Hyun dengan nada tegas.
"Siapa yang menghindar!,aku sedang banyak kerjaan!"jawab Taecyeon ngeles.
"Tapi aku merasa kau menghindariku!,apa karena semalam???"tanya Yi Hyun mengintrogasi.
"Tentu saja bukan!,aku hanya sedang banyak kerjaan saja!"elak Taecyeon tapi dengan logat gugupnya.
"benar seperti itu?"tanya Yi Hyun,makin membuat Tawcyeon gugup.
"Ya tentu saja!,bukankah hubungan kita sudah jelas,jadi untuk apa aku harus Gugup!,kecuali aku mencium kekasih orang!”Seru Taecyeon keceplosan
"Oh,jadi kau gugup!'kata Yi hyun menyimpulkan.           
"Aku tidak mengatakannya!"bela Taecyeon.
”Sudahlah lupakan!"seru Yi hyun cuek.
Taecyeon langsung kabur menghindar,Karena ia sudah begitu gugup.
Sepeninggalan  Taecyeon Yi hyun mencoba untuk tenang,setelah kegugupan yang ia tahan sejak tadi di hadapan Taecyeon.
”Tidak aku sangka aku bisa segugup ini!”kata Yi Hyun kemudia. 



Setelah kejadian pagi tadi ,tidak membuat mereka melupakan kencan setelah kerja,Taecyeon tetap mengantar pulang Yi hyun sampai kedepan rumahnya,hanya saja  kali ini mereka sama sekali tidak membahas hal yang kemarin terjadi.
Mereka hanya bercerita apa saja yang telah mereka lalui selama mereka berpisah.
"Tidak ada hal yang istimewa yang ingin aku ceritakan!"seru Yi Hyun malas.
"Kalau aku!,aku hanya bertemu dengan gadis yang tidak mau mengakui bahwa dia juga gugup!"seru Taecyeon dengan nada menyindir.
Yi hyun hanya tersenyum,mengerti jika itu adalah dirinya.
Tanpa meminta izin,Taecyeon menarik Yi hyun dan memeluknya.
  "Aku juga gugup!,bahkan sampai saat ini,saat aku memelukmu!"
"Hal yang wajar!"                                              
 "Apa kau belum mau mengakauinya juga?,kalau kau juga gugup?"
 "Aku tidak gugup,hanya terkejut,karena aku kira itu terlalu cepat!"
"Sepertinya aku memang terlalu terburu buru!"








Taecyeon melepaskan pelukannya,dan membiarkan Yi hyun untuk masuk kedalam rumahnya,tapi belum sempat mereka berjauhan,tiba tiba Taecyeon mendekati Yi hyun lagi dan memeluknya dari belakang.Dan berbisik pada Yi hyun.
”Ada satu pertanyaan yang membuatku bertanya tanya semalaman ini,dan itu tidak bisa membuatku tidur!”
”Apa?”tanya Yi hyun singkat.          
Lalu Taecyeon membalik tubuh Yi hyun hingga menghadapnya.
”Kemarin saat aku katakan hanya ada 2 orang didalam otaku,dan mereka adalah ayah dan ibuku.”
”Lalu apa yang membuatmu kecewa?”tanya Yi Hyun lagi cuek.
”Kau tidak menanyakan siapa yang ada didalam hatiku!,dan itu membuatku cemburu!.”seru Taecyeon frustasi.
”Cemburu!,untuk apa?”         
”Aku cemburu karena kau tidak menanyakan siapa dia.siapa orang yang ada didalam hatiku.”
”Apa aku harus mengetahuinya?”seru Yi Hyun yang masih saja cuek.
”Apa kau tidak ingin menegtahuinya?”kata Taecyeon penasaran.
”Siapapun itu aku tidak berhak untuk tahu!,dan jikapun aku tahu,aku tidak yakin jika itu adalah kebenarannya!”
Taecyeon merasa kecewa karena Yi Hyun benar benar tidak merasa cemburu padanya.
Apa masih ada Jae wook dalam hatimu!”ucap Taecyeon dalm hati.
”Sebenarnya akupun merasa kesal,karena kau juga tidak menanyakan apakah ada seseorang didalam hatiku!,aku berfikir kau menganggapku masih terobsesi pada mantanku!”seru Yi hyun cemburu.
”Tentu saja tidak,aku tidak berfikir seperti itu!.lalu Siapa?,siapa yang ada didalam hatimu? Siapa orang itu”
”Apa harus aku jawab?,karena orang itu selalu,ada di dalam otaku,mimpiku,hatiku,bahkan sekarang  ada dihadapanku!”
Taecyeon tersenyum senang.dan dia mengangkat kedua tanagnnya dan memegangi kepala Yi Hyun dan menatapnya sejenak.
”Aku akan melakukannya lagi,dan aku tidak akan gugup!"
Taecyeon menaruh kedua tangannya diantara wajah Yi Hyun,Sementara Yi Hyun tampak terkejut.
“Sepertinya kali ini kau yang terlihat lebih gugup!”Seru Tacyeon yang kemudian mencium Yi hyun.
                                                               THE END

               







                      
CR PICTS:WHO ARE YOU       

NOTE:Di sini penulis mengambil ekspresi dari gambar jadi kalau ada hal hal yang tidak sesuai harap maklum,karena keterbatasan picts,dan untuk menyelaraskan cerita!GOMAWO!!!!!!!!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar