............
Di teriknya panas matahari siang itu makin membuat hati Raisha panas.Rencana pernikahan adiknya membuat Raisha gusar.Bagaimana tidak,adiknya Rendra tiba tiba saja memutuskan untuk menikah sementara Raisha selaku kakaknya belum menikah apalagi dia seorang wanita.
Di teriknya panas matahari siang itu makin membuat hati Raisha panas.Rencana pernikahan adiknya membuat Raisha gusar.Bagaimana tidak,adiknya Rendra tiba tiba saja memutuskan untuk menikah sementara Raisha selaku kakaknya belum menikah apalagi dia seorang wanita.
"Gila
banget tuh bocah.Kalau ambil keputusan ga pernah dipikirin ataupun bertanya
dulu sama orang sekitar."keluh Raisha sembari keluar dari tempat kerjanya
ditemani Dewi yang mencoba menenangkannya.
"Sabar,Sha!"seru
Dewi sambil mengelus elus pundak sahabatnya mencoba menenangkan.
"Secara
tidak langsung kan Rendra udah kasih sinyal"lanjut Dewi mencoba
menjelaskan.
"Sinyal
apaan?sinyal hp?"seru Raisha ketus dan ingin tahu.
"Rendra
tunangan,itu menandakan kalau Rendra mau menikahi pacarnya yaitu
Shinta."jelas Dewi dengan nada hati hati,sangat hati hati.
"Tapi
ga secepat ini.Ya mungkin 6 bulan lagi atau setahun lagi.Bukan 2 bulan
lagi"seru Raisha dengan gemas.
"Sabar!!!!.Mending
kita makan siang dulu.Cacing diperut ikut ikutan panas nih.Mudah mudahan aja
ketemu jodoh kamu di sana.Besok bisa kawin kan"seru Dewi mencairkan
suasana.
"Kawinnya
gampang nikahnya susah!"celetuk Raisha dengan nada bercanda.
"Dasar...otak
udah error tuh!"seru Dewi menanggapi celotehan Raisha.
"Kalau
aja ada cowok dateng ngelamar gua langsung gua terima,Tanpa pikir
panjang."celetuk Raisha tiba tiba berjanji.
"Raisha!,kalau
ngomong ati ati,Kejadian nyaho lo.Kalau bujang,kaya,mandiri,berkepribadian,boleh
aja.Tapi kalau suami orang!,Baimana ayo??"seru Dewi terkejut.
"Kalau
duda kaya ga papa.Daripada aku dilangkah sama adiku!"jawab Raisha masa
bodo.
"Makin
error aja nih otak.Makan dulu aja yuk!"Ajak dewi.
Dan
merekapun meninggalkan tempat mereka berdiri.
.............
Beberapa kali Rama membetulkan kacamatanya.
.............
Beberapa kali Rama membetulkan kacamatanya.
"Perasaan
ga enak gini ya!"seru Rama.
"Enggak
ah..biasa aja.Masuk angin kali,Atau mau ketemu pacar."ledek Indah.
"Pacar
siapa?pacar kamu?tuh di depan lagi nunggu"seru Rama yang melihat Izy
didepan kantor.
"Wah,kayaknya
kita ga jadi lunch bareng nih!"seru Indah dengan nada menyesal.
"Ga
papa,aku juga punya rencana makan diluar."seru Rama beralasan.
"Kita
bareng aja!"ajak indah.
"Gila
kamu!aku mau kamu taro di roda motor?"seru Rama dengan nada naik dari
biasanya.
"Becanda
kali.aku ting dulu ya!"Indah berjalan meninggalkan Rama menuju Izy
pacarnya.
Dan Rama
melangkah sendiri keluar dari kantornya.
"Makan
dimana ya?"tanya Rama sambil berjalan menuju parkiran motor.
Ramapun mengambil motornya dan pergi.
.............
Sampainya ditempat yang dituju Rama tampak bingung.Karena hampir semua tempat duduk terisi pengunjung.
.............
Sampainya ditempat yang dituju Rama tampak bingung.Karena hampir semua tempat duduk terisi pengunjung.
"Makan
dimana ya?"tanya Rama dalam hati.
Dan pucuk
dicinta ulam pun tiba.Serombongan besar pengunjung pergi.Dan tanpa pikir
panjang Rama langsung menyerbu tempat itu walaupun mejanya masih berantakan
oleh piring piring kotor.
"Akhirnya!"seru
Rama.
"Eh,mas
Rama tumben makan siang disi!"seru seorang pelayan yang membersihkan meja
yang ada di hadapan Rama.
"Ga
dateng!,Diajakin mampir.Giliran mampir dikatain tumben!"seru Rama.
"Yang
tumben itu kok mas Rama masih sendiri sendiri saja.Kapan bawa
pacarnya."ledek pelayan itu.
"Males
aja.Jangan ngajak ngobrol aja dong.Mau diPesen makanannya ga nih!"Seru
Rama mengganti topik pembicaraan.
"Ya
dong!.Tahu ga?,mas Rama paling spesial disini!"seru pelayan itu.
"Kenapa?apa
karena aku kenal kamu?"tanya Rama penasaran.
"Kalau
pengunjung kebanyakan,Mereka datang.Mengantri untuk mengambil makanan.Lah kalau
mas Rama,Mas Rama di antar Delivery order!"jelas pelayan itu.
"Kalau
begitu aku pesan seperti biasa ya.Dan satu lagi jangan pake lama.Waktu
terbatas!"seru Rama.
Selesai
membereskan meja Rama.Pelayan itu pergi untuk mengambilkan pesanan Rama.
Sambil
menunggu pesanan datang Rama melihat lihat kesekitar tempat makan yang biasa
dikunjunginya setiap berkumpul ataupun saat janjian bersama teman temannya.
Tiba tiba
mata Rama teralih pada 2 sosok wanita yang berdiri di depan pintu masuk.Tampak
kebingungan seperti dirinya sesaat tadi.
"Wah
rame,Ga ada meja kosong.!"seru gadis berkerudung biru pada teman di
sampingnya.
"Ketempat
yang lain aja yuk!"ajak temannya.
"Males
ah,Jam istirahat juga udah mau abis!"tolak gadis berkerudung itu.
Tiba tiba
mata gadis itu tertuju pada seorang pemuda berkemeja putih bergaris berkacamata
duduk sendirian dan melambaikan tangan padanya.
"Ayo
ikut."ajak gadis berkerudung itu menarik temannya menuju pemuda itu.
"Eh
itu siapa?"seru teman gadis berkerudung itu.
"Manfaatkan
kesempatan dalam kesempitan."seru gadis berkerudung itu.
"Maaf
apa kalian mau makan?"tanya pria berkacamata itu pada gadis yang
mendekatinya.
"Ya,dan
sepertinya anda sendirian!"seru gadis berkerudung itu.
"Ya.Kebetulan
saya sendirian.Mungkin kalian bisa duduk di kursi yang kosong yang ada di
hadapan saya!"seru pria itu.
Tanpa berfikir
2 kali ataupun mengindahkan bisikan temannya gadis berkerudung itu duduk di
hadapan pria itu.
Sambil
makan siang pria itu tak henti hentinya mencuri pandang pada gadis berkerudung di
hadapannya.
Ia merasa
seperti kenal tapi pria itu tak mau bertanya dan menghilangkan rasa
penasarannya.Dan begitu juga dengan gadis berkerudung itu yang melihat pria
dihadapannya seperti tampak familiar.
"Dia
kayak Raisha.Tapi kok beda"gumam pemuda itu dalam hati.
"Nih
cowok kayaknya aku kenal deh Rama bukan ya?!"tanya gadis berkerudung itu
dalam hati.
Dan rasa
penasaran itu sampai makan siang berakhir dan mereka berpisah dalam rasa
penasaran yang sama.
.............
.............
Malam hari ini Rama tak bisa memejamkan
matanya,pikirannya masih mengingat ingat kejadian siang tadi.Rasa penasaran
membengkak dalam hatinya.
Gadis berkerudung itu,Gadis tinggi itu
mengingatkannya pada seorang gadis yang pernah ada di masa lalunya.
Masa masa sekolah disaat cinta monyet sedang
bersemi di dalam hati.Dan selama 3 tahun bersekolah di SMA.
Hati Rama telah terpatri dan diberikan hanya
kepada seorang gadis yang disukainya,dikaguminya,dan dicintainya sejak saat itu
dan hingga kini.Gadis itu bernama Raisha.
Gadis pintar,cantik,pernah menjabat sebagai
ketua OSIS,jago basket.Dan juga pandai melukis.Tapi sayang dia tidak suka
pelajaran tata boga.Baginya memasak adalah kegiatan yang tidak sehat.Membuat
makanan dan pasti membuat gemuk.
"Raisha,kenapa kamu muncul lagi didalam
otaku!"seru Rama sambil bangun dari tempat tidurnya.
"Bertahun tahun aku menyimpan rasa.Bertahun
tahun aku menguburnya tapi kenapa tiba tiba kamu muncul lagi di otaku.Meresap
lagi kedalam pori pori kulitku,Menimbulkan efek samping yang menyakitkan,Rindu
yang menyesakan dada,sungguh Raisha.Jika kita dipertemukan kembali.Dan dalam
keadaan yang semestinya aku takan membuang kesempatan kedua itu untuk
mengungkapkan apa yang selama ini ada didalam hatiku.Sesuatu yang ada hanya
untukmu"gumam Rama panjang lebar.
Sambil memperhatikan tumpukan buku tua di
lemarinya.Tiba tiba lamunan Rama buyar ketika Ringtone hpnya berbunyi.
"Halo!!!!!."jawab Rama.
"Hai Ram.Gimana kabar?"seru seseorang
dari sebrang sana.
"Baik!!!.Bagaimana kamu disana.Dinegri
antah brantah?"tanya Rama dengan nada bercanda.
"Sob,Angkatan kita mau ngadain Reunian
nih.ikut ya!".
"Kapan dimana?"tanya Rama antusias.
"Kalau jadi minggu depan.Eh kalau kamu
ketemu temen yang lain undang juga ya.Itu itu ngebantuin!".
"Oke!!!.Pasti Bro!"seru Rama tampak
senang.
"Kayaknya bakal jadi bapak and ibu semua
ya?"seru orang dari seberang sana.
"udah botak dan gendut semua!"tambah
Rama.
"Ngomong ngomong kapan menikah?".
Rama langsung terdiam.
"Males deh kalau ngomongin itu!".
"Sorry deh.udah dulu ya!".
"........!"
............
Didepan komputernya Raisha membuka dokumen SMAnya yang tersimpan didalam komputernya.
............
Didepan komputernya Raisha membuka dokumen SMAnya yang tersimpan didalam komputernya.
Melihat lihat ALUMNI angkatannya.Dilihatnya
semua siswa putra dan dicocokan dengan wajah familiar yang dilihatnya di tempat
makan tadi siang.
"Siapa sih tuh cowok!kok aku jadi
penasaran gini!"seru Raisha yang terus menggerak gerakan Mouse
komputernya.
"Coba ketik Rama Aditya Winata.Hemmm....,Kok
aku apal nama tuh anak ya.Dasar kutu buku."seru Raisha sambil mengetik
nama itu.
Beberapa saat foto itu muncul dan dengan teliti
Raisha memperhatikan wajah itu.
"Coba pake kacamata"seru Raisha.
Raisha terus memandangi foto dihadapannya.
"Rama,cowok ini aneh.Ga pernah
bersosialisasi,a punya temen,kerjaannya cuma baca,mojok di perpustakaan,ga gaul
tapi punya prestasi mengharumkan nama sekolah dengan otaknya yang encer dan
yang paling buat aku jengkel sama dia.Gosip tentang perasaan dia yang suka
aku,oh tidak,Untunglah itu tidak terjadi."gumam Raisha lega.
"Lagi siapa yang mau sama cowok kuper
begitu.Walaupun prestasinya segudang sekolah"lanjut Raisha.
"Buka facebook ah"seru Raisha yang meninggalkan
komputernya dan menyalakan hpnya.
Masuk kedalam opera mini dan mengklik
Facebook.Pertama kali muncul di Branda adalah Undangan untuk menghadiri acara
Reunian SMA tahun angkatannya.
"Boleh juga nih!"seru Raisha
menyetujui Undangan itu.
"Kira kira udah kayak apa ya anak anak
angkatan aku?"tanya Raisha sambil menerawang.
"Coba aku cari Rama Aditya Winata!.”
Setelah Raisha mengetik namanya kemudian Raisha
mengklik 'pencarian'.Beberapa foto muncul dengan nama yang sama.
"Kayaknya ini orang deh."seru Raisha
sambil mengklik namanya.
Raisha membaca biodata pemilik akun itu dan
kecocokan mendekati 100%.
"Keren juga nih anak sekarang."seru
Raisha sambil mengklik 'tambahkan sebagai teman.
.............
.............
Tidak ada komentar :
Posting Komentar