Minggu, 22 Desember 2013

DILEMA CINTA PERTAMA DAN TERAKHIR Part 01

............
    Di teriknya panas matahari siang itu makin membuat hati Raisha panas.Rencana pernikahan adiknya membuat Raisha gusar.Bagaimana tidak,adiknya Rendra tiba tiba saja memutuskan untuk menikah sementara Raisha selaku kakaknya belum menikah apalagi dia seorang wanita.
"Gila banget tuh bocah.Kalau ambil keputusan ga pernah dipikirin ataupun bertanya dulu sama orang sekitar."keluh Raisha sembari keluar dari tempat kerjanya ditemani Dewi yang mencoba menenangkannya.
"Sabar,Sha!"seru Dewi sambil mengelus elus pundak sahabatnya mencoba menenangkan.
"Secara tidak langsung kan Rendra udah kasih sinyal"lanjut Dewi mencoba menjelaskan.
"Sinyal apaan?sinyal hp?"seru Raisha ketus dan ingin tahu.
"Rendra tunangan,itu menandakan kalau Rendra mau menikahi pacarnya yaitu Shinta."jelas Dewi dengan nada hati hati,sangat hati hati.
"Tapi ga secepat ini.Ya mungkin 6 bulan lagi atau setahun lagi.Bukan 2 bulan lagi"seru Raisha dengan gemas.
"Sabar!!!!.Mending kita makan siang dulu.Cacing diperut ikut ikutan panas nih.Mudah mudahan aja ketemu jodoh kamu di sana.Besok bisa kawin kan"seru Dewi mencairkan suasana.
"Kawinnya gampang nikahnya susah!"celetuk Raisha dengan nada bercanda.
"Dasar...otak udah error tuh!"seru Dewi menanggapi celotehan Raisha.
"Kalau aja ada cowok dateng ngelamar gua langsung gua terima,Tanpa pikir panjang."celetuk Raisha tiba tiba berjanji.
"Raisha!,kalau ngomong ati ati,Kejadian nyaho lo.Kalau bujang,kaya,mandiri,berkepribadian,boleh aja.Tapi kalau suami orang!,Baimana ayo??"seru Dewi terkejut.
"Kalau duda kaya ga papa.Daripada aku dilangkah sama adiku!"jawab Raisha masa bodo.
"Makin error aja nih otak.Makan dulu aja yuk!"Ajak dewi.
Dan merekapun meninggalkan tempat mereka berdiri.
.............
   Beberapa kali Rama membetulkan kacamatanya.
"Perasaan ga enak gini ya!"seru Rama.
"Enggak ah..biasa aja.Masuk angin kali,Atau mau ketemu pacar."ledek Indah.
"Pacar siapa?pacar kamu?tuh di depan lagi nunggu"seru Rama yang melihat Izy didepan kantor.
"Wah,kayaknya kita ga jadi lunch bareng nih!"seru Indah dengan nada menyesal.
"Ga papa,aku juga punya rencana makan diluar."seru Rama beralasan.
"Kita bareng aja!"ajak indah.
"Gila kamu!aku mau kamu taro di roda motor?"seru Rama dengan nada naik dari biasanya.
"Becanda kali.aku ting dulu ya!"Indah berjalan meninggalkan Rama menuju Izy pacarnya.
Dan Rama melangkah sendiri keluar dari kantornya.
"Makan dimana ya?"tanya Rama sambil berjalan menuju parkiran motor.
 Ramapun mengambil motornya dan pergi.
.............
   Sampainya ditempat yang dituju Rama tampak bingung.Karena hampir semua tempat duduk terisi pengunjung.
"Makan dimana ya?"tanya Rama dalam hati.
Dan pucuk dicinta ulam pun tiba.Serombongan besar pengunjung pergi.Dan tanpa pikir panjang Rama langsung menyerbu tempat itu walaupun mejanya masih berantakan oleh piring piring kotor.
"Akhirnya!"seru Rama.
"Eh,mas Rama tumben makan siang disi!"seru seorang pelayan yang membersihkan meja yang ada di hadapan Rama.
"Ga dateng!,Diajakin mampir.Giliran mampir dikatain tumben!"seru Rama.
"Yang tumben itu kok mas Rama masih sendiri sendiri saja.Kapan bawa pacarnya."ledek pelayan itu.
"Males aja.Jangan ngajak ngobrol aja dong.Mau diPesen makanannya ga nih!"Seru Rama mengganti topik pembicaraan.
"Ya dong!.Tahu ga?,mas Rama paling spesial disini!"seru pelayan itu.
"Kenapa?apa karena aku kenal kamu?"tanya Rama penasaran.
"Kalau pengunjung kebanyakan,Mereka datang.Mengantri untuk mengambil makanan.Lah kalau mas Rama,Mas Rama di antar Delivery order!"jelas pelayan itu.
"Kalau begitu aku pesan seperti biasa ya.Dan satu lagi jangan pake lama.Waktu terbatas!"seru Rama.
Selesai membereskan meja Rama.Pelayan itu pergi untuk mengambilkan pesanan Rama.
Sambil menunggu pesanan datang Rama melihat lihat kesekitar tempat makan yang biasa dikunjunginya setiap berkumpul ataupun saat janjian bersama teman temannya.
Tiba tiba mata Rama teralih pada 2 sosok wanita yang berdiri di depan pintu masuk.Tampak kebingungan seperti dirinya sesaat tadi.
"Wah rame,Ga ada meja kosong.!"seru gadis berkerudung biru pada teman di sampingnya.
"Ketempat yang lain aja yuk!"ajak temannya.
"Males ah,Jam istirahat juga udah mau abis!"tolak gadis berkerudung itu.
Tiba tiba mata gadis itu tertuju pada seorang pemuda berkemeja putih bergaris berkacamata duduk sendirian dan melambaikan tangan padanya.
"Ayo ikut."ajak gadis berkerudung itu menarik temannya menuju pemuda itu.
"Eh itu siapa?"seru teman gadis berkerudung itu.
"Manfaatkan kesempatan dalam kesempitan."seru gadis berkerudung itu.
"Maaf apa kalian mau makan?"tanya pria berkacamata itu pada gadis yang mendekatinya.
"Ya,dan sepertinya anda sendirian!"seru gadis berkerudung itu.
"Ya.Kebetulan saya sendirian.Mungkin kalian bisa duduk di kursi yang kosong yang ada di hadapan saya!"seru pria itu.
Tanpa berfikir 2 kali ataupun mengindahkan bisikan temannya gadis berkerudung itu duduk di hadapan pria itu.
Sambil makan siang pria itu tak henti hentinya mencuri pandang pada gadis berkerudung di hadapannya.
Ia merasa seperti kenal tapi pria itu tak mau bertanya dan menghilangkan rasa penasarannya.Dan begitu juga dengan gadis berkerudung itu yang melihat pria dihadapannya seperti tampak familiar.
"Dia kayak Raisha.Tapi kok beda"gumam pemuda itu dalam hati.
"Nih cowok kayaknya aku kenal deh Rama bukan ya?!"tanya gadis berkerudung itu dalam hati.
Dan rasa penasaran itu sampai makan siang berakhir dan mereka berpisah dalam rasa penasaran yang sama.
.............
Malam hari ini Rama tak bisa memejamkan matanya,pikirannya masih mengingat ingat kejadian siang tadi.Rasa penasaran membengkak dalam hatinya.
Gadis berkerudung itu,Gadis tinggi itu mengingatkannya pada seorang gadis yang pernah ada di masa lalunya.
Masa masa sekolah disaat cinta monyet sedang bersemi di dalam hati.Dan selama 3 tahun bersekolah di SMA.
Hati Rama telah terpatri dan diberikan hanya kepada seorang gadis yang disukainya,dikaguminya,dan dicintainya sejak saat itu dan hingga kini.Gadis itu bernama Raisha.
Gadis pintar,cantik,pernah menjabat sebagai ketua OSIS,jago basket.Dan juga pandai melukis.Tapi sayang dia tidak suka pelajaran tata boga.Baginya memasak adalah kegiatan yang tidak sehat.Membuat makanan dan pasti membuat gemuk.
"Raisha,kenapa kamu muncul lagi didalam otaku!"seru Rama sambil bangun dari tempat tidurnya.
"Bertahun tahun aku menyimpan rasa.Bertahun tahun aku menguburnya tapi kenapa tiba tiba kamu muncul lagi di otaku.Meresap lagi kedalam pori pori kulitku,Menimbulkan efek samping yang menyakitkan,Rindu yang menyesakan dada,sungguh Raisha.Jika kita dipertemukan kembali.Dan dalam keadaan yang semestinya aku takan membuang kesempatan kedua itu untuk mengungkapkan apa yang selama ini ada didalam hatiku.Sesuatu yang ada hanya untukmu"gumam Rama panjang lebar.
Sambil memperhatikan tumpukan buku tua di lemarinya.Tiba tiba lamunan Rama buyar ketika Ringtone hpnya berbunyi.
"Halo!!!!!."jawab Rama.
"Hai Ram.Gimana kabar?"seru seseorang dari sebrang sana.
"Baik!!!.Bagaimana kamu disana.Dinegri antah brantah?"tanya Rama dengan nada bercanda.
"Sob,Angkatan kita mau ngadain Reunian nih.ikut ya!".
"Kapan dimana?"tanya Rama antusias.
"Kalau jadi minggu depan.Eh kalau kamu ketemu temen yang lain undang juga ya.Itu itu ngebantuin!".
"Oke!!!.Pasti Bro!"seru Rama tampak senang.
"Kayaknya bakal jadi bapak and ibu semua ya?"seru orang dari seberang sana.
"udah botak dan gendut semua!"tambah Rama.
"Ngomong ngomong kapan menikah?".
Rama langsung terdiam.
"Males deh kalau ngomongin itu!".
"Sorry deh.udah dulu ya!".
"........!"
............
   Didepan komputernya Raisha membuka dokumen SMAnya yang tersimpan didalam komputernya.
Melihat lihat ALUMNI angkatannya.Dilihatnya semua siswa putra dan dicocokan dengan wajah familiar yang dilihatnya di tempat makan tadi siang.
"Siapa sih tuh cowok!kok aku jadi penasaran gini!"seru Raisha yang terus menggerak gerakan Mouse komputernya.
"Coba ketik Rama Aditya Winata.Hemmm....,Kok aku apal nama tuh anak ya.Dasar kutu buku."seru Raisha sambil mengetik nama itu.
Beberapa saat foto itu muncul dan dengan teliti Raisha memperhatikan wajah itu.
"Coba pake kacamata"seru Raisha.
Raisha terus memandangi foto dihadapannya.
"Rama,cowok ini aneh.Ga pernah bersosialisasi,a punya temen,kerjaannya cuma baca,mojok di perpustakaan,ga gaul tapi punya prestasi mengharumkan nama sekolah dengan otaknya yang encer dan yang paling buat aku jengkel sama dia.Gosip tentang perasaan dia yang suka aku,oh tidak,Untunglah itu tidak terjadi."gumam Raisha lega.
"Lagi siapa yang mau sama cowok kuper begitu.Walaupun prestasinya segudang sekolah"lanjut Raisha.
"Buka facebook ah"seru Raisha yang meninggalkan komputernya dan menyalakan hpnya.
Masuk kedalam opera mini dan mengklik Facebook.Pertama kali muncul di Branda adalah Undangan untuk menghadiri acara Reunian SMA tahun angkatannya.
"Boleh juga nih!"seru Raisha menyetujui Undangan itu.
"Kira kira udah kayak apa ya anak anak angkatan aku?"tanya Raisha sambil menerawang.
"Coba aku cari Rama Aditya Winata!.”
Setelah Raisha mengetik namanya kemudian Raisha mengklik 'pencarian'.Beberapa foto muncul dengan nama yang sama.
"Kayaknya ini orang deh."seru Raisha sambil mengklik namanya.
Raisha membaca biodata pemilik akun itu dan kecocokan mendekati 100%.
"Keren juga nih anak sekarang."seru Raisha sambil mengklik 'tambahkan sebagai teman.
.............

Tidak ada komentar :

Posting Komentar