Jumat, 13 Desember 2013

WHO HE IS?????? (picts fiction) part 01

WHO HE IS????????








Cerita berawal dari seorang pemuda bernama Ok Taecyeon.Seorang pemuda yatim piatu yang tampan,bertubuh atletis,dan juga jomblo akut.
Selain memiliki wajah yang tampan,Dia juga memiliki keahlian menembak yang luar biasa,Hampir semua perlombaan,kompetisi yang diikutinya berhasil ia menangkan dengan piala juara satu ditanganya.
Selain kepiawaiannya menembak yang tidak perlu diragukan lagu,ada juga sisi lain dari dirinya yang menarik dan sedikit aneh.Dan mungkin itulah yang membuatnya menjadi jomblo sejati.



     Ok Taecyeon memiliki 1 kebiasaan aneh diantara kebiasaan yang lain yaitu suka tidur di lantai.Di rumahnya,Taecyeon tidak pernah menggunakan tempat tidurnya sesuai dengan fungsinya.
Dia lebih memilih tidur di lantai dibandingkan tidur di kasur milikya.Setiap hari Taecyon selalu menghabiskan waktu tidurnya dengan tidur di lantai,Hampir seluruh lantai di rumahnya pernah ia singgahi untuk dijadikannya tempat tidur.Kecuali kamar mandi.




Tempat tidur besar yang ada dirumahnya hanya ia gunakan untuk tempat bersandar,tempatnya merenung,dan berfikir,tanpa sedikitpun ia gunakan untuk merebahkan tubuhnya yang lelah.

”Tempat tidur ini akan aku gunakan bersama istriku nanti!”Ujar Taecyeon memberitahu.



Jikapun ia harus tidur di tempat yang nyaman,ia hanya akan mau merebahkan tubuhnya yang lelah di atas sofa,Sofa Yang ada di kantor ataupun sofa miliknya ataupin milik temannya.
”Enakan di sofa!,pas badan!,kalau di kasur kan ada yang 'nemenin'!”


                                       

                                                  


Kebiasaan Aneh Taecyeon yang lainnya adalah,ia suka memakan makanan gratis yang biasa diberikan oleh petugas yang biasa membagikan makanan kepada para tumawisma dan sejenisnya.
Baginya Hal itu selain bisa mengirit pengeluaran tiap minggu,juga bisa ia gunakan untuk bersosialisasi dengan orang orang disekitarnya dan para tunawisma,dan bisa saling berbagi cerita.Mendengarkan cerita cerita mereka yang menarik.

Mendengarkan apresiasi masyarakat tentang keinginan mereka terhadap pemerintah,terutama dibidang keamanan,dan kesejahteraan di lingkungan mereka.
“saya akan menampung semua pendapat kalian,dan akan saya sampaikan pada pemerintahan!”serunya yang ternyata seorang polisi.




Karena keahliannya menggunakan senjata api,membuat Ok Taecyeon tertarik menjadi seorang polisi.
Dan di kepolisian Taecyeon memiliki seoranga atasan yang ternyata seorang wanita bernama So Yi Hyun.
Wanita yang usianya lebih tua darinya,dan jabatannya lebih tinggi darinya.Dan karen hal itu Taecyeon merasa harga dirinya jatuh,karena harus bekerja dibawah perintah seorang wanita,hingga membuat ia menyimpan benci pada atasannya itu.
 Demi sebuah profesiolaisme,Mereka selalu terlihat akrab jika sedang bersama dengan rekan rekan yang lainnya,hingga membuat rekan mereka merasa iri dengan keakraban dan kekompakan mereka,hal itu dikarenakan rekan Taecyeon di kantor adalah wanita,(coba kalau cowok,pasti tidak akan menjadi tempat iri).


Berbeda di luar berbeda juga di dalam kantor/lingkungan kerja mereka
Meskipun mereka tampak akrab di luar tapi tidak jika mereka sedang berda di ruangan Kerja mereka masing masing.
Tidak ada sedetikpun bagi mereka untuk tidak berseteru,ada ada saja hal yang membuat mereka beradu argumen,Saling menunjukan ego masing,masing dan tidak ada yang mau mengalah,merasa diri mereka benar.
Mereka berdua tidak akan segan jika harus menegur,berteriak,mengumpat,mencela terhadap satu sama lain jika ada yang tidak pas diantara mereka yang membuat mereka tidak sependapat.
Bahkan Jika bawahan mereka menegur untuk melerai,merekapun tidak segan untuk balik menegur mereka untuk tidak ikut campur dengan urusan mereka.

“Urus urusan masing masng!”kalimat yang selalu membuat mereka terlihat kompak.
















Tapi hal itu tidak berlangsung lama.Karena lambat laun,kebersamaan mereka,mereka menjadi mengenal karakter masing masing personal,dan mulia mengerti sifat masing masing,dan mau memakluminya.
Bahkan dalam hati Taecyeon ia memiliki sesuatu hal yang ia sendiri belum mengerti terhadap Yi Hyun.Sesuatu yang membuatnya mampu untuk meredam kemarahannya jika harus berdebat dengan Yi hyun.Dan lebih memilih untuk mengalah,daripada harus berdebat lebih panjang.
Sesuati itu terjadi secara tidak sengaja,Saat Mereka berdua berada di satu waktu,dimana mereka duduk berdekatan,dan karena suatu Accident hingga membuat mereka harus duduk begitu dekat,dan tanpa sadar mata mereka bertemu dengan jarak yang begitu dekat.Dan sejak saat itu Dalam hati Taecyeon merasakan ada sesuatu yang timbul ketika mereka bersama,suatu rasa senang,bahagia ketika mereka dekat.Detak jantung menjadi lebih cepat berdetak,dan semua terasa menjadi tidak begitu normal.
Dan Sejak saat itu Taecyeon selalu mengumbar senyum dan perhatian pada Yi Hyun,selalu mencuri curi pandang pada Yi hyun.
Dan sejak saat itu,ia tahu jika yang ia rasakan akhir akhir ini adalah perasaan cinta.
”Apakah kau salah makan obat akhir akhir ini?”tanya Yi hyun yang merasa ada perbedaan pada Sikap Taecyeon
”Tidak!,apa ada yang salah denganku?”bela Taecyeon Gugup.
”Tidak!,hanya saja kau terlihat aneh,Kau jadi sering terlihat gugup dan itu tak biasa!”seru Yi hyun menjelaskan.
”Bukankah itu baik!,tapi aku tidak gugup,lagipula aku lelah jika harus terus berperang dengan rekan kerja!”seru Taecyeon menjelaskan.
“Baguslah jika kau mengerti!”kata Yi hyun yang setuju.
“Tapi bukan berarti aku mengalah!”
“Memangnya sejak kapan kita berkometisi?”Tanya Yi hyun.
”.......”  



So Yi Hyun seorang wanita muda yang cantik dan menarik.berkepribadian menarik,bertremamental,tapi kadang juga lembut dan ceria.Mungkin itulah yang membuat Taecyeon yang awalnya membencinya hingga ia jatuh cinta kepadanya.
Atau mungkin karena dia unik,karena setisp is tertawa,maka matanya akan tertutup dan tak terlihat.

  “Aku memang sudah cantik dari lahir!!!!”seru Yi hyun dengan PDnya.





Ok Taecyeon mulai melancarkan rencananya untuk PDKT pada Yi hyun.
Taecyeon mulai mencari celah untuk mendekati Yi hyun,agar bisa lebih dekat dengannya,dan tahu sisi lain dari wanita yang menjadi atasannya itu.Taecyeon rela melakukan apa saja agar bisa lebih dekat atasannya  itu.
Mulai dari menjadi pengantar Pizza,agar bisa tahu dimana rumah Yi Hyun,bahkan ia mau menemani Yi Hyun panjat gunung Diakhir pekan, yang sama sekali buak hobinya,Hal itu tentu saja deni kelancaran niatnya.
”Apa asyiknya naik gunung!”Tanya Taecyeon suatu hari.
”Tentu saja ada,selain kau bisa menghirup udara segar,kau juga bisa menikmati pemandangan alam yang alami!,dan alam penuh dengan ketenanngan”jawab Yi hyun.
“Tapi itu bisa membuat kaki pegal!”seru Taecyeon beralasan.
”Itu bisa melatih kekuatan kaki,agar lebih cepat menangkap penjahat”jawab Yi hyun tidak mau kalah.
”Terserah kau sajalah”seru Taecyeon menyerah.
”Lalu apa asyiknya menembak?”tanya Yi hyun mengganti topik pembicaraan,walaupun masih dalam satu jalur.
”Tentu saja ada asyiknya,kau akan terlihat hebat didepan wanita!”jawab Taecyeon bangga
”Tapi aku tidak melihat hal itu terhadapmu!”seru Yi hyun dengan nada meledek.
”Berarti kau bukanlah seorang wanita!”ledek Taecyeon membalas.
”Enak saja!”






Suatu hari Taecyeon dengan sikap beraninya mengajak Yi hyun menonton,dengan alasan melenyapkan kejenuhan setelah seminggu bekerja.Dan Yi hyun hanya mengiyakan saja tanpa tahu ada modus apa dibalik itu semua.
Tapi walaupun Taecyeon sudah berhasil mengajak atasannya untuk mau jalan dengannya,tapi ternyata Taecyeon belum bisa mengutarakan,apa yang menjadi ganjalan dalam hatinya akhir akhir ini.
Taecyeon hanya mampu bergumam dalam hatinya dengan perasaan yang gugup dan di tutup tutupi,karena harus terus berdekatan dengan Yi hyun dengan jarak yang sangat dekat.
Hal yang lucu terjadi ketika mereka berada di dalam gedung bioskop,Taecyeon tidak sadar jika didalam bioskop itu hampir semua penontonnya adalah para pasangan kekasih,kecuali mereka.
Taecyeon berniat untuk menyatakan perasaannya di saat itu juga,tapi ia melihat Yi hyun terlihat begitu fokus pada layar yang ada di hadaannya.
Dengan segala caranya yang lucu,Taecyeon mencoba untuk merangkul Yi hyun yang sedang fokus dan asyik sendiri dengan popcorn,dan film yang sedang diputar,Berharap Yi Hyun akan mengalihkan perhatiannya pada dirinya.
Berkali kali mencoba,berkali kali pula ia gagal,selalu ada sesuatu hal yang membuatnya ragu,padahal Yi hyun diam saja,antara pura pura tidak tahu,atau memang benar benar tidak tahu.
Dan Akhirnya Taecyeon menyerah,ia hanya menonton Film dengan BTnya karena rencannya gagal.
“Filmnya bagus ya!”seru Yi hyun,ketika film telah usai.
“Ya!,jawab Taecyeon malas.
“Sepertinya kau tidak menikmatinya!”
“Aku melihatnya!”Protes Taecyeon.

“Aku kita itu hanya perasaanku saja!”Seru Yi hyun akhirnya.

Rencana ‘Penembakan saat nonton gagal,tidak membuat Taecyeon menyerah,ia kembali melakukan rencananya.Pulang kerja Taecyeon mengajak Yi Hyun untuk jalan jalan,katanya sih minta di temenin mnum,tapi ya memang ada modus gitu.
Dengan tanpa curiga Yi hyun mau menerima ajakan Taecyeon,
Taecyeon mengajak Yi hyun minum di sebuah kedai,disana banyak yang Taecyeon ceritakan tapi tidak pernah sampai pada inti kenapa ia mengajak Yi hyun minum,selalu ada hal yang membuatnya sulit untuk mengutarakan perasaanya.Sementara Yi Hyun hanya mengikuti Kemana Taecyeon mengajaknya berbicara.
Menjelang malam,karena sudah terlalu banyak minum,Dan mungkin sedikit mabuk,akhirnya Taeyeon bisa mengatakan apa yang ingin ia katakan selama ini,pada Yi hyun,dibawah ketidak sadarannya.
“Aku menyukaimu!”Seru Taecyeon dengan nada sedikit tidak jelas,dan tanpa melihat pada Yi hyun,karena malu atau karena mabuk.
Yi hyun terkejut,tapi dengan cepat ia sembunyikan.
“Apa?”Tanya Yi hyunyang pura pura tidak mendengar kata kata Taecyeon padanya.

“Aku menyukaimu!”Seru Taecyeon lagi,dan kali ini sambil menatap lawan bicaranya.














Ternyata Yi Hyun tidak langsung menjawab pernyataan Taecyeon,ia menggantungnya dan membuat Taecyeon galau berat.Membuatnya menjadi bertanya tanya.

Yi hyun merasa jika ada hubungan diluar pekerjaan diantara sesama rekan kerja,akan menjadi tidak baik untuk pekerjaan mereka,dan itu membuatnya sulit.Selain mereka rekan kerja satu kantor,Mereka juga adalah teman,jadi bila ada sesuatu diantara mereka akan terasa sulut jika ada hubungan yang mengenai perasaan,karena jika itu terjadi hanya ada kecanggungan diantara mereka.Dan itu membuat kualiatas pekerjaan menjadi terpengaruh.


Akhirnya waktu yang di tunggu datang juga.Yi hyun akan memberikan jawaban atas pernyataan Taecyeon padanya.
“Taecyeon!,mari kita bicara!,sebelumnya maaf karne aku tidak bisa!”
“Kenapa?,apa kau sudah memiliki orang lain?”tanya Taecyeon yang tidak bisa terima.
“Itu bukan urusanmu!”seru Yi hyun.
“Lalu apa?,apa karena kau lebih tua dariku?,apa karen aku adalah atasanku?,aku sudah pikirkan itu,dan aku bisa terima itu!”
“Bukan itu!”
“Lalu apa?”
“Aku sudah memiliki seseorang di dalam hatiku!”Seru Yi hyun akhirnya buka suara.
“Aku tidak percaya!Tapi jika itu memang benar,lalu kenapa kau meminta waktu untuk menawabnya!,seharusnya kau sudah bisa langsung jawab.Apakah kau menghindariku?,mempermainkanku?,membiarkanku menunggu seperti orang bodoh!”

“Banyak hal yang membuat kita tidak bisa lebih dari sekedar teman dan rekan kerja!











Dan karena Taecyeon tidak percaya akhirnya Yi Hyun memberikan bebrapa foto dirinya denag kekasihnya pada Taecyeon agar ia percaya.Walaupun pada kenyataannya Yi hyun sendiri tidak mengetahui dimana kekasihnya berada sekarang ini.
”Aku harap kau bisa mengerti!”seru Yi hyun penuh harap.
”Apa ini kebenarannya?”seru Taecyeon belum bisa percaya.
“Apa kau yakin dia adalah yang terbaik untukmu?”

“Aku sudah mengenalnya jauh lebih lama,daripada dirimu,dan aku yakin dengan apa yang aku percayai.”


Taecyeon masih belum percaya,ia masih terus memandangi foto Yi hyun dengan kekasihnya.



Taecyeon benar benar sedih dan terluka,ia tidak bisa menyembunyikan perasaan sedihnya,bahkan pada Yi Hyun.Yi Hyun yang merasa bersalah hanya bisa menguatkan dan menghiburnya.
”Jika kita tidak bisa menjadi sepasang kekasih,bukankah kita masih bisa menjadi teman,sahabat,dan bukankah kita adalah rekan kerja,akan terasa canggung jika kita terus seperti ini!”seru Yi hyun mengingatkan,
”Apa kau benar benar yakin dengan kekasihmu?,orang yang sudah tidak kau temui selama beberapa waktu?”masih ga percaya
”Dalam cinta,kepercayaanlah yang harus di utamakan!”

”.......”                                 










Dan akhirnya kita tahu,apa gunanya tempat tidur milik Taecyeon,Tempatnya untuk bersandar dikala ia sedih.
Dan walaupun sudah diberi pengertian tapi ternyata Taecyeon belum bisa menerima jika cintanya ditolak,dan sebagi pelampiasannya ia menemnggelamkan diri dalam minuman keras,dan bermabuk mabukan.
Yi hyun yanga merasa bersalah,bertanggung jawab akan keadaan Taecyeon saat ini.
Menjadi bertanggung jawab untuk tetap berada Di samping Taecyeon dan membuatnya agar tetap baik baik saja.
Karena sejak saat Itu,Taecyeon menjadi sering minum minum hingga ia mabuk dan tidak bisa pulang sendiri.
Dan itu adalah tangggung jawab Yi hyun untuk mengantarkan Taecyeon pulang kerumahnya dan memastikan jika ia baik baik saja!
”Yi hyun!,kenapa ku menolak cintaku!”Seru Taecyeon dalam mabuknya.
”Sebenarnya berapa botol soju ynang ku minum,hingga membutmu seperti ini!”
”Yi hyun!,tidak tahukah kau,aku sangat mencintaimu!,aku begitu tergila gila padamu!,hingga aku mengusir rasa benciku padamu dari dalam hatiku!”
Yi hyun”......”        
Yi hun hanya diam saja,dan menatapnya sedih,tapi ia juga tidak bisa berbuat apa apa. 






Di tempat lain,Kekasih Yi Hyun ya itu Kim Jae Wook,adalah seorang polisi bagian investigasi sedang menjalankan tugasnya menginvestigasi sebuah kasus besar ,dan membutuhkan tenaga ekstra karena dilakukan di luar daerah dan membutuhkan waktu lama.






Ternyata Jae Wook bukan hanya seorang polisi bagain investigasi,tapi ai juga adalah seorang penghianat,ia menghianati kepolisian,dan lebih memilih membantu para gembong penjahat.
Tapi hal itu tidak berlangsung lama,karena penghianatannya tercium oleh rekannya lain hingga membuatnya menjadi buruan polisi,Dan ia juga telah membunuh seorang temannya yang juga seorang polisi.Tapi ia berhasil kabur dan menjadi buronan polisi.






       Sementara itu Dikantornya Taecyeon mendapat tugas dari Atasannya di kantor pusat untuk menyelidiki kasus polisi penghianat.Atasannya memerintahkan Taecyeon untuk melakukan pekerjaan itu.sebagai pekerjaan diam diam tanpa memberitahu pada atasannya yang sebenarnya yaitu So Yi hyun.
Awalnya Taecyeon tidak mengerti,kenapa Kasusu itu diberikan kepadanya,bukan kepada atasannya dulu yaitu So Yi hyun,tapi akhirnya ia mengerti kenapa.Ternyata Polisi yang menjadi buronan itu adalah Kim Jae wook yang ternyata adalah Kekasih So Yi hyun.
Taecyeon menjadi dilema,antara memberitahu Yi hyun tentang kekasihnya atau menangani kasus itu sendiri dan memberitahunya suatu saat nanti
”Yi hyun harus tahu!,Tapi aku takut ia akan terluka!”Seru Taecyeon yang sudah memegang hpnya dan berisp untuk menghubungi Yi hyun tapi tidak ia lakukan.


Taecyeon mulai melakukan investigasi dan pencarian tanpa sepengetahuan Yi Hyun,ia mulai mendatangi tempat kejadian,tempat tinggal Kim Jae Wook,dan bertanya kesana dan kemari untuk mencari info.
 



                                  

                                   
Diam diam Jae Wook menemui Yi Hyun,dan memberitahunya jika ia harus pergi meninggalkan Yi hyun untuk waktu yang lebih lama lagi,untuk pergi ketempat yang jauh,dan ia berharap Yi hyun mau menunggunya untuk waktu yang lebih lama lagi.
”Sebenarnya oppa mau pergi kemana lagi?,bukankah kita sudah lama tidak berjumpa!,kenapa harus berpisah kembali!”Seru Yi hyun yang merasa itu tidak adil.
”Akupun merasa ini tidak adil untuk kita,tapi bagaimanapun ini adalah sebuah tugas dari pekerjaanku!,jadi aku harap kau mau memakluminya,dan tunggu aku!”Seru Jae wook memberi pengertian.
Jae wook memeluk Yi Hyun memberinya ciuman perpisahan dan kemudian pergi meninggalkannya.
Sementara Yi hyun hanya bisa melepaskannya dnegan kesedihan di dalam hati.

”Seharusnya kau berada di sisiku lebih lama lagi,karena aku ingin mengenalkanmu pada rekan kerjaku!”




Taecyeon berhasil menemukan Jae Wook ditempat barunya,dan dengan segera ia akan menangkapnya.
”Akhirnya aku menemukanmu!”Seru Taecyeon tegas
”Apa kau akn menangkapku!”
”Ceritanya akan lain jika kau menyerahkan diri!,bukan menangkap,tapi menyerahkan diri!”
”Kau pikir aku akan menyerah begitu saja,untuk apa aku melangkah sejauh ini,jika pada akhirnya aku akan menyerahkan diri!”
”Mungkin itu juga yang diinginkan Yi hyun.Apa kau tidak merasa kasihan pada Yi Hyun!,bagaiman jika dia tahu jika orang yang ia cintai ternyata adalah seorang buronan polisi!”seru Taecyeon mengingatkan.
”Kau mengenal Yi Hyun?”tanya Jae wook terkejut.                   
”Dia rekan kerjaku,dan dia sangat mencintaimu!”seru Taecyeon dengan perasaan terluka di akhir kalimatnya.
”Aku yakin Yi Hyun akan percaya kepadaku!”
”Bagaiman jika pikirannya berubah!,bagaimana mungkin percaya pada sebuah kebohongan”Seru Taecyeon lagi dengan nada lebih tinggi.
”Aku tidak akan membuatnya berubah!”
”Perubahan itu,kau sendiri yang membuatnya,Menyerahlah,agar Yi hyun akan lebih mudah untuk mempercayaimu!”kata Taecyeon menasehati.
Tapi Jae wook tidak mendengarkan Kata kata Taecyeon dan ia memilih untuk menjadi buronan Polisi.

      
                                      


Taecyeon dalam dilema,ia bingun antar memberitahu Yi Hyun tentang Jae wook atau tidak,tapi dalam hatinya ia tidak tega jika melihat Yi hyun dalam kesdihan karena kekasihnya yang tidak kunjung datang itu.
Akhirnya Taecyeon memutuskan untuk menemui Yi hyun,dan memberitahu kebenarannya.
Taecyeon memberitahu Yi Hyun tapi ternyata Yi Hyun tidak memPercayainya,dan ia arah pada Taecyeon.
”Apa kau sedang memprovokasiku,untuk meninggalan Jae wook Oppa?.”
”Bukan seperti itu maksudku!,Aku hanya memberitahu kebenaran yang kini terjadi”
”Aku tidak menyangka ternyata kau adalah orang yang licik,untuk mendapatkan sesuatu!”
”Aku bukanlah orang yang seperti yang kau pikirkan!,dan aku akan membuktikannya,dan asal kau tahu,selama ini aku pergi karena aku yang diberi tugas untuk menangkap kekasihmu!”
  "Beraninya kau!,melakukan itu tanpa memberitahu aku!"Teriak Yi Hyun marah. 

                                      


Diam diam Jae wook kembali menemui Yi Hyun dan mengajaknya untuk pergi bersamanya,tapi Yi hyun menolak,dan ia mengutarakan pertanyaan yang mengganjal di otaknya.
”Oppa!,sebenarnya aku tidak ingin mempercayainya,tapi hal itu terus mengganjal didalm hatiku,aku ingin mendengarkannya darimu langsung!,aku ingin tahu kebenarannya dari mulutmu!”
Jae wook terdiam,dan mengerti kearah mana arah pembicaraan Yi Hyun.
”Apa yang kau dengar?,apa tentang sesuatu yang jelek tentangku?jika itu iya!,aku hanay bisa mengatakan jika itu benar!”
Yi hyun terkejut dan juga kecewa,karena oppanya tidak menyanggah hal itu.
”Untuk apa?”             
”Aku tidak akan mengatakannya sekarang,tapi aku mohon ikutlah denganku,hiduplah disisiku!”pinta Jae wook penuh harap.
”Dengan menjadi buronan?”bentak Yi hyun.
Jae wook kalap,ia menarik Yi hyun paksa hingga terjadi sedikit kekerasan diantara mereka.
Belum sempat Jae wook berhasil membawa Yi hyun,Taecyeon keburu datang dan hendak menangkapnya,tapi Jae wook keburu kabur dan Yi Hyun hanya bisa terdiam dengan rasa terkejut yang masih menampar hatinya.Taecyeon mengikuti feelingnya bahwa Jae wook pasti akn menemui Yi hyun dan apa yang di pikirkannya benar.
“Jangan bergerak!”Teriak Taecyeon sambil mengacungkan senjatanya.
Jae wook segera kabur meninggalkan Yi hyun dan Taecyeon.
”Apakah kau baik baik saja?”

Yi Hyun tidak menjawab,ia hanya menatap Taecyeon dengan pandangan kosong tidak percaya.Dan Taecyeon memakluminya dan mengajaknya untuk pergi.

                                                    




Dirumah Yi hyun,Taecyeon mengobati luka di lengan Yi hyun yang diakibatkan oleh Jae wook,sementara Yi Hyun hanya diam saja,ia masih belum percaya dengan apa yang abru terjadi,ia tidak habis pikir orang yang ia percaya telah melukainya,bukanhanya fidik,tapi hatinya.Orang yangmengabdikan dirinya pada negara,justru telah menghianati negara.
”Lukamu tidak akan mengurangi kecantiaknmu!,jadi tidak perlu megkhawatirkannya.
Taecyeon mencoba untuk menghibur.
”Luka ini tidak ada apa apanya,dibandingkan dengan luka di hatiku. Maafkan aku!”Seru Yi hyun tanpa melihat Taecyeon,Pandangannya kosong.
”Untuk apa?”
  ”Aku yang tidak mempercayaimu!”kata Yi hyun merasa bersalah.
 ”Untuk percaya pada sesuatu,kau harus mengetahui kebenaran itu sendiri!”
”Ajak aku dalam investigasi ini!”seru Yi hyun dengan nada memohon.
”Untuk apa!,ini bukan tugasmu!”seru Taecyeon sambil tersenyum,dan sedikit tak percaya.
”Tapi ini menyangkut orang yang aku pernah percaya!”

Taecyeon terdian,dan merasa sedikit kecewa. 




                                           

Taecyeon kembali mencari Jae wook,dan kali ini kembali tanpa Yi hyun,walau Yi hyun memintanya untuk ikut melibatkannya.Tapi Taecyeon tidak mendengarkannya.
Taecyeon bertemu dengan Jae wook,dan beberapa orang yang mungkin kini menjadi anak buahnya.
“Yi hyun menginginkanmu menyerahkan diri!”
“Kau mengancamku dengan nama Yi hyun?”Tanya Jae wook tak percaya Taecyeon mengancamnya dengan cara seperti itu.
“Kau akan lebih terkejut lagi jika Yi hyun sendiri yang memintamu!”
“Hentikan!,jangan pernah bawa nama Yi hyun lagi untuk menangkapku!”Teriak Jae wook geram.






Perkelahianpun terjadi,Taecyeon dihajar oleh anak buah Jae wook,sementara Jae wook kabur,untunglah Ayah Yi hyun datang untuk membantu,tapi sayang Satudari mereka menusukan pisau keperut Ayah Yi hyun hingga mengakibatkan Ayah Yi hyun kritis.
“Ahjussi!,kau baik baik saja?”tanya Taecyeon panik.
Ayah Yi hyun tidak menjawab,ia kehabisan banyak darah dan denyut jantungnya makin melemah.

Untunglah Yi hyun datang dan dengan segera mereka membawa Ayah Yi hyun kerumah sakit.
Beberapa saat kemudian Ambulance datang untuk membawa Ayahnya dan juga Taecyeon,sementara Yi Hyun hanya bisa diam di samping ayahnya yang terluka. Taecyeon terus memanggil Manggil ayah Yi hyun yang tidak sadarkan diri.

Sementara Yi hyun lebih banyak diam,ia terlalu terpukul dengan apa yang terjadi dan yang dilihatnya,hingga membuatnya tidak bisa menangis,hanya bisa diam dan diam.




Tangis Yi hyun pecah ketika Ayahnya dinyatakan meninggal,ia hanya mampu menangis dan menangis,sementara Taecyeon hanya bisa dian dan melihatnya.






Taecyeon menemani Yi hyun ruamh duka ayahnya,ia mencoba untuk menguatkannya,walupun sepetinya itu tidak akan pernah bisa menghilangkan kesedihannya.
”Libatkan aku dalam pencarian Kim Jae wook!”seru Yi hyun memohon.
”Apa itu tidak akan membebanimu?”tanya Taecyeon yang melihat Yi hyun masih sangat tertekan dan masih dalam kesedihan yang dalam.
”Dia telah membunuh ayahku!,untuk apa aku merasa terbebani!,aku berjanji akan menangkapnya dengan tanganku!”seru Yi hyun penuh dendam dan ambisi.

Taecyeon hanya bisa tediam,ia bisa melihat betapa sedihnya Yi hyun,dan betapa marahnya ia pada Jae wook.Dan dengan perlahan Taecyeon meraih tangan Yi hyun dan mencoba untuk menguatkannya.





























Malam harinya Yi hyun mencoba untuk tidur,Tapi hal itu sulit di lakukannya,Bayangan tentang Jae wook,terus mengikutinya,kenangan indah saat bersamanya membuatnya kenangan indah seketika menghampirinya,tapi hal itu membuatnya marah dan ,sangat membuatnya sedih.

“Kenapa?,kenapa Oppa?,kenapa harus kau lakukan itu!,kenapa harus dirimu!”Seru Yi Hyun putus asa.
                                      




                                          

                                      


Merasa Yi hyun telah mengalami terlalu banyak tekanan membuat Taecyeon berinisiatif untuk mengajaknya berlibur,sejanak meninggalkan rutinitas pekerjaan dan sedikit refreshing!.
Taecyeon mengajak Yi Hyun berlibur keluar kota,berharap Yi Hyun dapat sedikit melepaskan kepenantan dan tekanan yang ia alami akhir akhir ini.
Awalnya Yi hyun menikmati liburan mereka,tapi meskipun tubuhnya berlibur tetap saja pikirannya ada di mana mana.Hingga sebuah kejadian menimpanya.
Taecyeon mengajak Yi hyun bermain air di tepi sungai,karena menurutnya airnya sangat segar,dan bisa menjernihkan pikiran yang banyak pikiran.Yi hyun menuruti ajakan Taecyeon,tapi apa yang dilakukan Yi hyun memebuat Taecyeon tercengang dan tidak percaya.
Bukan bermain air,Yi hyun malah menceburkan diri kedalam air,Awalnya Taecyeon berfikir Yi hyun melakukan itu karena ingin berenang,tapi setelah menunggu beberapa saat tubuh Yi hyun tidak juga timbul,dan itu membuat Taecyeon panik.
Sesaat kemudian Taecyeon melihat tubuh Yi hyun terbawa arus sungai tanpa adanya perlawanan,dan ia tahu ada sesuatu yang terjadi pada Yi hyun.
“Yi hyun!,apa yang kau lakukan?”teriak Taecyeon yang melihat Yi Hyun tidak bergerak.
Dengan sigap Taecyeon segera mengejar tubuh Yi hyun yang yang terbawa arus begitu saja dan membawanya ke daratan.
Sampainya di daratan,Taecyeon memarahi Yi hyun karena panik sementara Yi Hyun hanya diam saja karena ia sendiripun bingung kenapa ia tidak bisa melawan arus.
”Apa kau sudah gila!,atau kau sudah bosan hidup!,aku mengajakmu liburan bukan untuk ini,tapi kenapa kau malah mengacaukannya!”teriak Taecyeon marah dan juga khawatir.
”Aku tidak tahu!,aku tidak tahu apa yang telah terjadi padaku!”seru Yi hyun masih bingung dengan yang baru saja ia lakukan.
Taecyeon sedikit melembut,dan ia hanya bisa melihat Yi hyun yang mencoba kuat dari semua tekanan yang melandanya selama ini.
”Aku pikir aku yang salah!,karena telah memaksamu untuk mengambil cuti,dn memaksamu untuk berlibur!”seru Taecyeon dengan suara melunak dan bersalah.
Yi hyun hanya diam saja,pandangannya kosong.




                                  



                             
                                      

Taecyeon mengantarkan Yi hyun pulang,ia tahu bagaimana suasana hati Yi hyun saat ini,sangat berat,dan keputusannya mengajak Yi hyun berlibur adalah keputusan yang salah dan tidak tepat waktu.
Sampainya dirumah.Yi hyun tidak mengatakan apa apa,ia hanya masuk kedalam rumah,tanpa mengucapkan selamat tinggal pada Taecyeon.
Melihat hal itu,Taecyeon menjadi frustasi sendiri,dan dengan memberanikan diri Taecyeon menarik Yi hyun dan memeluknya.
Dengan cepat Yi hyun menolak tapi dengan cepat pula Taecyeon menahanya.
“Jangan pernah anggap aku seperti batu!,yang tidak bisa merasakan apa yang kau rasakan saat ini!.Atau jangan batukan hatimu,untuk pura pura tetap kuat melewati semua ini!.Sandarkan kepalamu sebentar saja,bagilah bebanmu padaku,jangan kau simpan sendiri,Jangan anggap aku tidak tahu apapun yang kau alami!,jika kau ingin menangis,menangislah!”aku siap menjadi tempatmu untuk bersandar kala kau menangis!”Seru Tacyeon penuh perhatian
Yi hyun diam saja,ia hanya bisa terdiam,dan terus diam,hingga akhirnya ia meneteskan air mata untuk menangis,dalam pelukan Taecyeon.





Hari berikutnya Taecyeon kembali mencari Jae wook,dan kali ini ia mencarinya bersama Yi hyun,ia merasa kasihan dan juga senang,karena dengan adanya Yi hyun di sampingnya membuatnya menjadi lebih bersemangat dan bisa melihat senyum Yi hyun walaupun itu terlihat di paksakan.
”Apakah kau baik baik saja!”tanya Taecyeon perhatian.
“Tentu saja!,aku akan selalu kuat!”seru Yi hyun penuh semangat.
“Baguslah jika begitu,dan jangan membuatku terus mengkhawatirkanmu!”Seru Taecyeon tanpa menatap Yi hyun.
Dan sebaliknya Yi hyunlah yang terus menatap Taecyeon membuatnya merasa bahwa Taecyeon telah berkorban banyak untuknya.
”Walaupun aku lelah aku tidak akan membiarka penjahat itu berkeliaran begitu saja!.Dan ini sebagai penebus rasa bersalahku padamu,karena aku sudah tidak percaya kepadamu!”Seru Yi hyun kemudian sambil mengalihkan pandangannya.

Taecyeon hanya bisa diam,dengan ambisi Yi hyun yang menjadi begitu besar.
                                  




                                  



                                   


                                      
Dan ternyata bantuan Yi hyun yang bertanya pada rekan rekan Jae wook mendapatkan hasil,karena tak lama setelah itu,mereka berhasil menemukan tempat persembunyian Jae wook yang baru.

“Seharusnya aku mengajakmu sejak awal,jika hasilnya akn semudah ini!”seru Taecyeon senang karena dapat dengan mudah menemukan tempat persembunyian Jae wook,berkat koneksi Yi hyun

Tapi sayang Jae wook mengetahu keberadaan mereka,sehingga ia memilih untuk bersembunyi sambil memperhatikan Yi hyun dengan perasaan terluka dan bersalah.
Maafkan aku Yi hyun,aku tidak menyangka akan berakhir seperti ini!”Seru Jae wook dalam hati dengan terus memperhatikan Yi hyun dari tempatnya berdiri.
Taecyeon dan Yi Hyun terus mencari sesuatu yang mungkin bisa memberi merka petunjuk ,dan tanpa sengaja Taecyeon melihat keberadaan Jae wook di tempat persembunyiannya.Dengan hati hati ai mengeluarkan Senjatanya dan perlahan mendekati tempat Persembunyian Jae wook.
Yi Hyun melihat tingkah Taecyeon ,dan melihat kearah pandang Taecyeon dan la meliahAT Jae wook.
Yi Hyun meras marah seketika,ia segeraberhambur untuk menangkap Jae wook.
”Oppa!”teriak Yi hyun mengejutkan.
Jae wook melihat Yi hyun berlari kearahnya,ia hendak kabur dan dengan spontan Taecyeon menarik platuk pistolnya dan Yi hyunlah yang menjadi korban,sementara Jae wook berhasil melarikan diri lagi.
“Dorrrrrr!!!!!”
”Yi hyun!,apa yang lau lakukan!,untuk apa kau melakuakan itu!”Teriak Taecyeon marah,frustasi dengan apa yang baru terjadi.
”Jangan hiraukan aku!,tangkap Jae wook!”pinta Yi hyun terbata menahan sakit.
”Mana mungkin aku meninggalkanmu sementara kau terluka!”teriak Taecyeon marah.
Dan Yi hyun melihat Kepanikan diwajah Taecyeon untuknya.



 TO BE CONTINUED......

Tidak ada komentar :

Posting Komentar