Kamis, 26 Desember 2013

DILEMA CINTA PERTAMA DAN TERAKHIR Parts 05

..................
   Beberapa hari terakhir Raisha mengacuhkan Rama,Raisha tak menemui Rama,tak membalas sms,tak menjawab ajakan Rama untuk bertemu.
Raisha selalu menghindari rama,dan sebaliknya Raisha lebih intens bertemu dengan Ale,dan dengan pelan tapi pasti.Raisha kembali mengalami dilema dengan perasaannya.
Sekuat tenaga Raisha mencoba menerima kehadiran cinta Rama untuknya,dan menikmatinya,Tapi cinta pertama memang tak akan pernah hilang walau cinta kedua,ketiga,keempat,dan cinta berikutnya hadir.
Sampai cinta terakhir itu datang,tetap saja cinta pertama yang paling manis,walaupun kadang pahitnya melebihi empedu,dan kini disaat Raisha mengukuhkan dan memantapkan perasaan bahwa Rama lah cinta terakhirnya.
Cinta pertama itu datang,dan kembali tumbuh,dan kini perasaan Raisha lebih condong pada Ale,Apalagi semenjak kejadian tempo hari,pemandangan yang sekilas itu membuat luka menggores perasaannya.
"Kamu masih menghindari Rama?"tanya Dewi saat mereka sedang bersantai di malam jumat.
"Ya!"jawab Raisha singkat.
"Kenapa?kamu masih marah sama dia?,Raisha.Kalau kamu terus menghindari dia kapan Rama punya waktu buat ngejelasin ke kamu."jelas Dewi.
"Aku bingung Wi!,beberapa hari aku menghindari Rama,beberapa hari aku deket sama Ale,aku merasa perasaan aku ke Ale ada lagi."jelas Raisha hati hati.
Dewi tampak terkejut
"Raisha kamu jangan becanda,ini masalah perasaan,kamu harus tentukan pilihan,jangan permainkan perasaan orang,apalagi itu cowok."jelas Dewi berapi api.
"Ya aku tahu,tapi perasaan ga bisa dibo'ongin kan?".seru Raisha tak mau disalahkan karena perasaannya.
"Sha,coba deh kamu kasih kesempatan Rama buat ngejelasin".
"Emang kamu tahu apa yang sebenarnya terjadi?"tanya Raisha dengan nada mengintrogasi.
"ya logika aja,setiap kejadian pasti ada penjelasannya,dan satu lagi,kamu masih ingat sama janji kamu?kamu akan terima orang yang melamar kamu duluan,dan kenyataannya,dari awal Rama sudah melawar kamu tapi kamu mengulur ulur waktu.Sementara Ale,apa dia pernah ngomongin hal yang menurut kamu menuju ke arah yang serius?,menurut aku enggak."seru Dewi serius dan tampak berapi api dan kemudian pergi.
..................
   Sepanjang malam Raisha memikirkau tiap kata yang diucapkan oleh Dewi.Setiap kata kata Dewi ia pikirkan dan cerna,dan baru kali ini Raisha melihat Kekesalan Dewi pada dirinya yang tampak terlihat dari gaya bicaranya.
"Ucapan Dewi benar."gumam Raisha mengaku salah pada diri sendiri.
"Aku harus memberi Rama waktu untuk menjelaskan,Agar tidak terjadi kesalah pahaman dan aku tidak akan menyesal nantinya!".
Pelan pelan Raisha membuka akun facebooknya yang sudah beberapa hari tak dibukanya,disana ada beberapa teman yang minta dikonfir,beberapa kotak masuk dan beberapa komentar.
Raisha membaca up date status yang kini ada di Brandanya dan dari sekian nama ada satu nama yang di kenalnya. Rama dengan statusnya yang mungkin menggambarkan perasaannya.
"Apa aku mengecewakannya???????,cepat cepat berkomentar!!!!!!!”.
Raisha berkomentar status Rama,tanpa Rama tahu tentang dirinya.
Raisha menggunakan nama lain,dan foto bukan dirinya,dan tak ada satupun foto dirinya di facebook.
"Ada apa?"
Ternyata Rama sedang Online dan mereka saling mengobrol.
"Tak apa".
"Ada seseorang yang telah kau sakiti?"
"Mungkin aku telah mengecewakan orang yang aku cintai.".
"Kenapa?"
"Aku tak tahu.Tapi dia marah padaku".
 Tiba tiba sebuah ide muncul diotak Raisha dan ia menggunakan saran Dewi padanya.
"Jelaskan padanya".
"Sudah aku coba tapi dia tak pernah memberiku kesempatan"
“Waktu akan mempertemukan kalian"
Dan Acara Online mereka berlanjut hingga larut malam.
..................
"Dia sangat mencintaiku!"seru Raisha pada Dewi,dengan nada serak karena habis menangis setelah mengingat ingat obrolannya semalam dengan Rama semalam di FB.
Dewi memeluk Raisha dan mencoba menenangkannya.
"Itu tandanya kamu tidak mempunyai alasan untuk mencurigai dia."seru Dewi.
"Tapi Wi?.aku masih bingung dengan perasaanku."seru Raisha bimbang.
Dewi melepaskan pelukannya dan menatap Raisha sahabatnya.
"Raisha liat aku!"seru Dewi sambil menatap wajah Raisha.
"Tanya hati kecil kamu?kamu lebih memilih siapa?Rama calon cinta terakhir kamu yang sudah sangat jelas mencintaimu,atau Ale cinta pertamamu yang sudah pernah menyakiti hatimu?"tanya Dewi dengan nada serius.
Raisha menggeleng dan tak mampu menatap Dewi yang seperti sedang mengintrogasinya.
"Jangan tanyakan hal itu padaku sekarang."seru Raisha yang merasa tersudut.
"Raisha!,aku cuma mau kamu memilih pilihan yang tepat.Jangan salah pilih,paling enggak untuk saat ini.Aku yakin biarpun Kamu cinta mati sama Ale,belum tentu dia cinta mati sama kamu,buktinya sampai saat ini,dia ga ada niat serius tentang kalian.Walaupun aku kadang sering nyinggung tentang kamu.Tapi Rama.Aku liat dia selalu serius sama kamu dan benar benar serius ingin menjadikan kamu istri."jelas Dewi.
"Aku butuh waktu Wi.Aku masih bingung dengan perasaanku".
..................
    Ditempat kerjanya Rama tak bisa konsentrasi dengan kerjanya.pikirannya jalan jalan entah kemana.Tapi yang pasti ketempat Raisha,karena sejak beberapa hari yang lalu Rama tak bertemu dengan Rama,dan ketika Rama mencoba bertemu dan menghubungi Raisha.
Raisha tak memberi jawaban bahkan mungkin Raisha menghindarinya.
"Apa salahku?.kenapa dia tak memberi tahuku?"tanya Rama dalam hati.
"Aku harus menemui dia menanyakan apa salahku.!"seru Rama.
"Dan aku harus menjelaskan tentang Ale.
    ..................

Tidak ada komentar :

Posting Komentar