Seharusnya ini adalah hari terakhirku ada di kota ini,kota yang telah mengajarkanku tentang banyak hal,mulai dari kehidupan tanpa orang tua dan sanak saudara.Tentang bagaimana caranya bersosialisasi dengan lingkungan baru,dan bagaimana aku mengenal cinta yang sampai saat ini akupun belum mengerti bagaimana kisah itu terjadi.
Dennis adalah seorang yang bisa dibilang kuper,temannya hanya tumpukan buku buku tebal,dimana semua orang yang melihatnya akan ketakutan terbunuh jenug sebelum membacanya,tapi bukan Dennis namanya jika ia harus mati karena buku,yang sudah menjadi belahan jiwanya.
Aku mengenalnya saat aku dan dia tak sengaja bertemu di depan perpustakaan umum dikota ini.hal kecil mengawali perkenalan kami.
Aku dan dirinya sama sama mencari buku yang sulit ditemukan di toko buku manapun tapi bisa ditemukan di perpustakaan jika kau mau mencarinya.
Sebenrnya aku sendiri tak terlalu tertarik dengan kisah itu tapi rasa penasaran yang menariku untuk mencarinya.karena menurut mereka mereka yang sudah membaca kisahnya menarik dan karena kisahnya berseri,aku harus membaca kisah berikutnya .
Saat itu sesuai rencan aku mendatagi perpustakaan umum terbesar yang ada dikota itu,dengan berbekal judul aku mencarinya dan tak sungkan beranya pada petugas perpustakaan.
Mungkin memang nasibku harus sial,buku yang sedang aku cari sedang dipinjam oleh orang lain yang baru saja pergi beberapa menit yang lalu.Mungkin jika aku beruntung aku bisa mengejarnya untuk memelas meminjam.
Hal bodoh itu aku lakukan dan aku mendapatkannya,dengan melihat judul buku yang ditenteng seorang yang terlihat sangat biasa.Berkemeja,berkacamata,tapi rambutnya tidak dibelah kanan ataupun kiri ataupun tengah,rambutnya dibiarkan terbang terbawa angin.
"Maaf mas!,mas baru pinjam buku ini dari perpustakaan ya!"tanyaku berbasa basi sambil mengatur nafasku yang terengah engah akibat berlari tadi.
Laki laki itu tidak langsung menjawab,ia memperhatikanku dari ujung kaki sampai ujung kepala dan membuatku risih.
"Kamu berencana untuk membacanya!"tanyanya penuh selidik.
Aku menelan air liurku,walau sudah kering karena kelelahan akibat berlari tadi.
"Temanku ang ingin membacanya!"jawabku jujur.
"Beri tahu temanmu,apa dia berniat untuk belajar menjadi pasangan yang setia!"
Mendengar ucapannya aku tak mengerti dan membuatku penasaran.
"Maksudnya apa?"tanyaku ingin tahu.
"Kau benar ingin tahu!"tanyanya lagi ,memastikanku.
Aku mengangguk pelan.tanda iya.
"Ikut aku!"Laki laki itu berjalan mendahuluiku,dan aku segera menyusulnya.
Laki laki itu mengajaku kesebuag warung diman adi tempat itu aku bisa membaca ataupun melakukan apapun yang aku inginkan,karena tempatnya sangat nyaman.
"Dalam buku ini hanya ada cerita tentang beberapa playboy yang ingin insaf,dalam petualangan cintanya!"Seru laki laki itu mengawali kisah.
Aku terkejut dan juga bingung,apa maksud laki laki ini memberi tahu tentang kisah dalam buku itu.
"Lalu apa yang menarik?"tanyaku kemudian.
"Mungkin temannmu adalah seorang playboy atau playgirl!"
Seketika ucapan laki laki itu membuatku tersinggung dan emosi.
"Terima kasih atas penjelasan singkat tentang isi buku itu,tapi sepertinya anda terlalu serius menanggapi isi dalam cerita itu,atau mungkin anda adalah salah satua dari playboy yang ingin insaf!"seruku sebelum pergi.
"Hai nona!,kamu tidak jadi pinjam buku ini!"serunya sedikit berteriak.
Dan membuatku teringat,aku menghentikan langkah kakiku,dan dengan menomor duakan gengsiku aku kembali menghampirinya.
"Kembalikan padaku jik asudah selesai!"serunya sambil menyerahkan buku itu padaku.
"Trims!"seruku sambil menerima buku darinya.
Dan aku segera pergi meninggalkan dia.
"Hai,kalau kamu mengembalikan padaku dan akaamu tidak menemukanku,cari yang namanya Denny!"teriaknya.
Sesampainya dirumah aku membaca buku yang tebal halamannya hanya 50 halaman.Hanya dalam beberapa menit aku sudah selesai membacanya,dan ternyata laki laki bernama Denis itu benar,itu hanya berisi cerita cerita atau lebih tepatnya pengakuan beberapa playboy sebelum mereka menemukan cinta sejati mereka.
Iseng isng aku membaca biografi penulis buku itu,dan ternyata ia juga seseorang yang berasal dari kota ini.
Keesokan hatinya aku berniat untuk mengembalikan buku itu pada laki laki bernama Denny.dan berniat untuk meminjam seri berikutnya.
Aku kembali ketempat diman aku bertemu denga Denny,sebuah warung yang asri.Ternyata benar sampainya disana aku tak menemukan sosoknya dan hanya mendapatkan orang orang yang mengenalnya dengan nama Denny.
Aku menyerahkan buku itu pada orang yang mengatakan diutus Denny untuk menerima buku yang dipinjamnya dan memberiakan seri berikitnya.
Aku menerima seri berikutnya dan lagi lagi tebal halamanya tidak terlalu tebal,tapi isinya disa dikatakn berisi.
Kebiasaan mengembalikan dan menukar kini menjadi kebiasaanku sekarang,seolah ola cerita cerita itu tidak akan ada kisah akhirnya,karena selalu ada komflik yang diharuskan diselesaikan dan aku sebagai pembacapun menjadi penasaran cara apa lagi yang mereka lakukan,carayang membuat pembacanya selalu ingin membaca kelanjutan kisahnya.
Semenjak pertemuan pertamaku dengan Denny,mungkin juga itu pertemuan terakhirku denhannya,karena setelah hari itu aku tak menemukannya lagi,aku hany meninjam melalui orang orang yang diperintahkannya untuk mengambil dan menyerahkan buku yang aku baca itu.
"Mas,bisa ga saya bertemu dengan Denny nya!"seruku pada orang yang biasa mengambil dan menyerahkan buku berseri itu padaku.
"Mas Dennynya banyak urusan,ini aja di titipin kesaya!"seru laki laki itu beralasan.
Aku kecewa,ya kecewa,banyak hal yang ingin kau tanyakan pada Denny,terutama tentang Penulis buku itu,Karena buku itu cukup sulit untuk didapatkan taapi sepertiny Denny begitu mudah mendapatkannya.
Dan hari ini mungkin hari terakhir aku membaca buku berseri itu,karena nanti sore aku harus pulang kekotaku.
Seperti biasa,aku meminjam buku itu pagi dan keesokan pagaiaaanya aku baru meminjam lagi.
Tapi hari ini berbeda,karena dalam buku terakhir yang aku baca,ada pesan tersendiri yang itujukan padaku.
"Kamu ingin tahu akhir kisah dari playboy Dennis!"seru tulisan itu.
Dan memang Dari semua kisah yang aku baca kisah Dennislah yang belum juga insaf dalam mencari Cinta sejatinya.
Karena rasa penasaraanku kahirnya aku mengikutinya untuk menemuinya siang ini ditempat biasa aku meminjam buku itu.
Siangpun tiba dan aku sudah berada disana beberapa saat sebelum waktu yang dijanjikan.
Setelah beberapa hari aku bertemu dengannya akhirnya aku kembali bertemu dengannya.Ia masih seperti yang kemarin lalu,
"Sudah lama menunggu!"serunya sambil duduk disampingku.
"TIDAK!"seruku
Tiba tiba Orang bernama Denny itu menyerahakan beberapa lembar kertas Folio padaku dan itu membuatku bertanya tanya.
"Mana seri terakhitnya!"tanyaku mengabaikan folio itu.
"Tulis, versi kamu dulu,nanti baru Endingnya!"seru Denny.
Aku menurut saja dan aku menuliskan kisah akhir Dennis yang seoran kutubuku dan juga seorang playboy.
"Dennis tak menemukan cinta sejatinya dalam wujud wanita cantik impin para pria,ia menemukan cinta sejatinya dalam buku,tokoh utama wanita dalam cerita yang dibacanya!"tulisku singkat.
"Jadi itu endingnya!"seru Denny sambil menarikkertas folio yang baru saja kutulis ending kisah itu versi aku.
Kulihat Denny menulis sesuatu dibawah tukisan tanganku dan kemudian menyerahkannya padaku,
Aku membaca tulisan tanganya yang cukup membuatku terkejut.
"Tapi kemudian Dennis mencoba berselingkuh dengan wanita yang telah mengakhiri petualangannya!"tulisnya.
Aku mengerutkan kening dan melirik pada Denny mencari tahu apa maksud dari tulisannya.
"Namaku adalah Denni satria,dan denis adalah aku!,dan sepertinya aku ingin berselingkuh dari buku bukuku yang tebal denganmu,si penyuka buku tipis.
Dennis adalah seorang yang bisa dibilang kuper,temannya hanya tumpukan buku buku tebal,dimana semua orang yang melihatnya akan ketakutan terbunuh jenug sebelum membacanya,tapi bukan Dennis namanya jika ia harus mati karena buku,yang sudah menjadi belahan jiwanya.
Aku mengenalnya saat aku dan dia tak sengaja bertemu di depan perpustakaan umum dikota ini.hal kecil mengawali perkenalan kami.
Aku dan dirinya sama sama mencari buku yang sulit ditemukan di toko buku manapun tapi bisa ditemukan di perpustakaan jika kau mau mencarinya.
Sebenrnya aku sendiri tak terlalu tertarik dengan kisah itu tapi rasa penasaran yang menariku untuk mencarinya.karena menurut mereka mereka yang sudah membaca kisahnya menarik dan karena kisahnya berseri,aku harus membaca kisah berikutnya .
Saat itu sesuai rencan aku mendatagi perpustakaan umum terbesar yang ada dikota itu,dengan berbekal judul aku mencarinya dan tak sungkan beranya pada petugas perpustakaan.
Mungkin memang nasibku harus sial,buku yang sedang aku cari sedang dipinjam oleh orang lain yang baru saja pergi beberapa menit yang lalu.Mungkin jika aku beruntung aku bisa mengejarnya untuk memelas meminjam.
Hal bodoh itu aku lakukan dan aku mendapatkannya,dengan melihat judul buku yang ditenteng seorang yang terlihat sangat biasa.Berkemeja,berkacamata,tapi rambutnya tidak dibelah kanan ataupun kiri ataupun tengah,rambutnya dibiarkan terbang terbawa angin.
"Maaf mas!,mas baru pinjam buku ini dari perpustakaan ya!"tanyaku berbasa basi sambil mengatur nafasku yang terengah engah akibat berlari tadi.
Laki laki itu tidak langsung menjawab,ia memperhatikanku dari ujung kaki sampai ujung kepala dan membuatku risih.
"Kamu berencana untuk membacanya!"tanyanya penuh selidik.
Aku menelan air liurku,walau sudah kering karena kelelahan akibat berlari tadi.
"Temanku ang ingin membacanya!"jawabku jujur.
"Beri tahu temanmu,apa dia berniat untuk belajar menjadi pasangan yang setia!"
Mendengar ucapannya aku tak mengerti dan membuatku penasaran.
"Maksudnya apa?"tanyaku ingin tahu.
"Kau benar ingin tahu!"tanyanya lagi ,memastikanku.
Aku mengangguk pelan.tanda iya.
"Ikut aku!"Laki laki itu berjalan mendahuluiku,dan aku segera menyusulnya.
Laki laki itu mengajaku kesebuag warung diman adi tempat itu aku bisa membaca ataupun melakukan apapun yang aku inginkan,karena tempatnya sangat nyaman.
"Dalam buku ini hanya ada cerita tentang beberapa playboy yang ingin insaf,dalam petualangan cintanya!"Seru laki laki itu mengawali kisah.
Aku terkejut dan juga bingung,apa maksud laki laki ini memberi tahu tentang kisah dalam buku itu.
"Lalu apa yang menarik?"tanyaku kemudian.
"Mungkin temannmu adalah seorang playboy atau playgirl!"
Seketika ucapan laki laki itu membuatku tersinggung dan emosi.
"Terima kasih atas penjelasan singkat tentang isi buku itu,tapi sepertinya anda terlalu serius menanggapi isi dalam cerita itu,atau mungkin anda adalah salah satua dari playboy yang ingin insaf!"seruku sebelum pergi.
"Hai nona!,kamu tidak jadi pinjam buku ini!"serunya sedikit berteriak.
Dan membuatku teringat,aku menghentikan langkah kakiku,dan dengan menomor duakan gengsiku aku kembali menghampirinya.
"Kembalikan padaku jik asudah selesai!"serunya sambil menyerahkan buku itu padaku.
"Trims!"seruku sambil menerima buku darinya.
Dan aku segera pergi meninggalkan dia.
"Hai,kalau kamu mengembalikan padaku dan akaamu tidak menemukanku,cari yang namanya Denny!"teriaknya.
Sesampainya dirumah aku membaca buku yang tebal halamannya hanya 50 halaman.Hanya dalam beberapa menit aku sudah selesai membacanya,dan ternyata laki laki bernama Denis itu benar,itu hanya berisi cerita cerita atau lebih tepatnya pengakuan beberapa playboy sebelum mereka menemukan cinta sejati mereka.
Iseng isng aku membaca biografi penulis buku itu,dan ternyata ia juga seseorang yang berasal dari kota ini.
Keesokan hatinya aku berniat untuk mengembalikan buku itu pada laki laki bernama Denny.dan berniat untuk meminjam seri berikutnya.
Aku kembali ketempat diman aku bertemu denga Denny,sebuah warung yang asri.Ternyata benar sampainya disana aku tak menemukan sosoknya dan hanya mendapatkan orang orang yang mengenalnya dengan nama Denny.
Aku menyerahkan buku itu pada orang yang mengatakan diutus Denny untuk menerima buku yang dipinjamnya dan memberiakan seri berikitnya.
Aku menerima seri berikutnya dan lagi lagi tebal halamanya tidak terlalu tebal,tapi isinya disa dikatakn berisi.
Kebiasaan mengembalikan dan menukar kini menjadi kebiasaanku sekarang,seolah ola cerita cerita itu tidak akan ada kisah akhirnya,karena selalu ada komflik yang diharuskan diselesaikan dan aku sebagai pembacapun menjadi penasaran cara apa lagi yang mereka lakukan,carayang membuat pembacanya selalu ingin membaca kelanjutan kisahnya.
Semenjak pertemuan pertamaku dengan Denny,mungkin juga itu pertemuan terakhirku denhannya,karena setelah hari itu aku tak menemukannya lagi,aku hany meninjam melalui orang orang yang diperintahkannya untuk mengambil dan menyerahkan buku yang aku baca itu.
"Mas,bisa ga saya bertemu dengan Denny nya!"seruku pada orang yang biasa mengambil dan menyerahkan buku berseri itu padaku.
"Mas Dennynya banyak urusan,ini aja di titipin kesaya!"seru laki laki itu beralasan.
Aku kecewa,ya kecewa,banyak hal yang ingin kau tanyakan pada Denny,terutama tentang Penulis buku itu,Karena buku itu cukup sulit untuk didapatkan taapi sepertiny Denny begitu mudah mendapatkannya.
Dan hari ini mungkin hari terakhir aku membaca buku berseri itu,karena nanti sore aku harus pulang kekotaku.
Seperti biasa,aku meminjam buku itu pagi dan keesokan pagaiaaanya aku baru meminjam lagi.
Tapi hari ini berbeda,karena dalam buku terakhir yang aku baca,ada pesan tersendiri yang itujukan padaku.
"Kamu ingin tahu akhir kisah dari playboy Dennis!"seru tulisan itu.
Dan memang Dari semua kisah yang aku baca kisah Dennislah yang belum juga insaf dalam mencari Cinta sejatinya.
Karena rasa penasaraanku kahirnya aku mengikutinya untuk menemuinya siang ini ditempat biasa aku meminjam buku itu.
Siangpun tiba dan aku sudah berada disana beberapa saat sebelum waktu yang dijanjikan.
Setelah beberapa hari aku bertemu dengannya akhirnya aku kembali bertemu dengannya.Ia masih seperti yang kemarin lalu,
"Sudah lama menunggu!"serunya sambil duduk disampingku.
"TIDAK!"seruku
Tiba tiba Orang bernama Denny itu menyerahakan beberapa lembar kertas Folio padaku dan itu membuatku bertanya tanya.
"Mana seri terakhitnya!"tanyaku mengabaikan folio itu.
"Tulis, versi kamu dulu,nanti baru Endingnya!"seru Denny.
Aku menurut saja dan aku menuliskan kisah akhir Dennis yang seoran kutubuku dan juga seorang playboy.
"Dennis tak menemukan cinta sejatinya dalam wujud wanita cantik impin para pria,ia menemukan cinta sejatinya dalam buku,tokoh utama wanita dalam cerita yang dibacanya!"tulisku singkat.
"Jadi itu endingnya!"seru Denny sambil menarikkertas folio yang baru saja kutulis ending kisah itu versi aku.
Kulihat Denny menulis sesuatu dibawah tukisan tanganku dan kemudian menyerahkannya padaku,
Aku membaca tulisan tanganya yang cukup membuatku terkejut.
"Tapi kemudian Dennis mencoba berselingkuh dengan wanita yang telah mengakhiri petualangannya!"tulisnya.
Aku mengerutkan kening dan melirik pada Denny mencari tahu apa maksud dari tulisannya.
"Namaku adalah Denni satria,dan denis adalah aku!,dan sepertinya aku ingin berselingkuh dari buku bukuku yang tebal denganmu,si penyuka buku tipis.