Pacarku memang dekat
Lima langkah dari rumah
Lima langkah dari rumah
Mungkin lirik itu akan
menggambarkan keadaanku jika aku memberikan jawaban,padanya.seseorang yang
tinggal tepat didepan rumahku.setiap saat kami bisa saling menyapa jika
bertemu.
Tak perlu kirim surat
Sms juga gak usah
Tapi dilirik berikutnya tidak akan berlaku padaku,karena setelah
3 tahun berturut turut,dia sampai sekarang belum juga mengatakan apa yang ada
di dalam hatinya,secara terang terangan.
Justru malah sebaliknya,ia selalu memberikan aku
perhatian,melalui sms (kalau surat sudah kuno kali ya).Sedangkan jika kami
bertemu,kami layaknya orang asing,hanya saling menyapa dan berkata seperlunya,dan
tidak pernah sedikitpun membahas,hal hal yang ia tuliskan di sms,yang selalu ia
kirimkan padaku tiap saat,saat kami tak saling tatap muka.
Kalo rindu bertemu
Tinggal ngomong depan pintu
Tinggal ngomong depan pintu
Rindu????,entahlah,aku
tak tahu dengan perasaanku,aku sama sekali tak tertarik dengan
pesonanya,wajahnya yang (lumayan) tampan,kulitnya yang putih,badannya yang
tinggi,dan atletis.
Tapi jika aku tak melihatnya aku merasa
kehilangan,aku kehilangan seorang teman untuk mengobrol,walau kadang obrolan
kami tidak nyambung.Dan ketika ia ada,aku merasa senang,walau kami hanya
mengobrol tentang hal hal yang tidak (terlalu)penting.
Tangan tinggal melambai
Sambil bilang helo sayang
Tidak
terfikir sama sekali dia akan melakukan hal konyol itu,untuk menjelaskan apa
isi smsnya yang ia kirimkanpu aku tak bertanya,dan begitu pula dengan dirinya
yang pernah aku tanyai.
“semalam kamu sms aku ya????”
Melambaikan
tangan,sering,tapi bukan untuk menyapa,hanya untukmeminta tolong.
Duh aduh memang asyik
(mungkin kalau..)Punya pacar tetangga
(mungkin kalau..)Punya pacar tetangga
Mungkin
ga sih???<tapi kok kesannya ga modal ya,kalau seandainya itu terjadi,apakah akan
seperti itu,tapi aku sama sekali tidak terfikir akan hal itu,aku merasa malu
jika nanti kami putus,karena jujur aku sudah terlalu dekat dengan
keluarganya,apalagi dengan adiknya,udah CS,Walaupun usia kami terpaut 16 tahun.
Biaya apel pun irit
Gak usah buang duit
Biaya apel pun irit
Gak usah buang duit
Benarkah?????,selama
aku mengobrol dan ia temani,memang kami tidak pernah mengeluarkan biaya
sepeserpun untuk makan dan minum,karena kami mengobrol hanya di depan rumah.
Tak
ada malam mingguan
Malam apapun sama
Malam apapun sama
Aku
setuju dengan ini,karena hampir setiap malam kami bertemu,untuk saling
menyapa,ataupun untuk mengobrol.
Tiap hari berduaan
Merenda cinta yg mesra
Tiap hari berduaan
Merenda cinta yg mesra
Memang
setiap hari berduaan,tapi bukan untuk hal itu,kami berduaan,benar benar pure
hanya mengobrol,dengan obrolan yang tidak ada tujuannya,alias tidak bermutu,dan
tidak pernah serius.
Tidak
usah ditelepon
Kalo kangen langsung jalan
Nggak pake sms-an
Lima langkah langsung nyampai
Kalo kangen langsung jalan
Nggak pake sms-an
Lima langkah langsung nyampai
Ya
kami hanya perlu keluar rumah dan bertemu,dan mengobrol tentang hal hal yang
tidak penting,tapi ketika kami berpisah barulah ia mengirim sms dan mengatakan
hal hal yang taka aku mengerti,sebernarnya apa mau orang ini,beda di nyata beda
di pesan.
Intinya
aku nulis ini,aku hanya ingin menyampaikan bahwa lirik lagu di atas sangatlah
mirip dengan kisah yang sedang aku jalani saat ini,hanya saja hal itu (mungkin) terjadi jika aku menjawab
pertanyaan di smsnya.tapi sayang satu hal yang membuat aku kecewa,ia tidak
pernah bertanya langsung padaku,dan itu sudh berlangsung selama 3 tahun,dan
setiap bulan februari,ia sms aku,walaupun aku sudah mengganti nomor berkali
kali,(mungkinkah ia bersekongkol dengan ibunya,atau mungkin ia diam diam
mengambil nomorku dari ibunya,karena aku dekat dengan ibunya).
Setiap 14 februari,dia selalu
mengirimkan kata kata romantis,untukku di hari valentine,sampai aku memaksakan
diri untuk mengganti nomorku.
Tapi jujur aku lebih senang jika kamu
tetap seperti ini,tetap menjadi teman,teman untuk berbagi cetita,karena akan
berbeda situasinya jika status kami berubah.
Dan dengan sikapnya yang seperti satu
orang dua karakter,aku akan membiarkan hal itu terjadi,aku akan biarkan ia
terus memperhatikanku melalui tulisan tulisannya,dan kami saling cuek jika
betemu.Tapi kadang aku juga geregetan dengan hal itu,kadang aku ingin bertanya tentang semuanya,tapi seorang
sahabat memberitahuku sebaiknya jangan lakukan hal itu karena
akan berbeda jika hal itu terjadi,karena aku sama sekali tidak tertarik
dengannya,karena dia memang teman masa kecilku,walaupun untuk beberapa waktu
kami sempat berpisah karena keadaan,aku lebih suka keadaan kamu yang
sekarang,sebagai teman.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar