......
Hujan perlahan mulai turun,mendung yang sejak tadi telah memberi tanda kini,telah menghadirkan jawabannya.Hujan yang awalnya kecil kini menjadi besar hingga membuat tanah yang beberapa hari lalu kering kini basah dan tertutup air hujan yang mengalir.
Hujan perlahan mulai turun,mendung yang sejak tadi telah memberi tanda kini,telah menghadirkan jawabannya.Hujan yang awalnya kecil kini menjadi besar hingga membuat tanah yang beberapa hari lalu kering kini basah dan tertutup air hujan yang mengalir.
Laki laki itu berlari dengan langkah panjang,menjatuhkan kakinya dengan sepatu mahalnya kedalam genangan air hujan yang bercampur dengan berbagai macam air yang sudah pasti sangat tercemar.Hal itu harus ia lakukan untuk bisa menghindari kawanan orang yang sejak tadi mengejarnya,untuk menangkapnya.
Dengan nafas terengah engah laki laki itu berusaha bersembunyi duduk diam diantara tong tong yang penuh dengan tumpukan sampah.
Laki laki itu menutup mulutnya,dengan tangan menahan nafasnya yang terputus putus agat tidak terdengar oleh kelompok orang yang mencarinya yang kini berdiri tepat didepanya.
Dari sela sela tumpukan sampah,laki lakai itu mengintip keberadaan mereka yang tak kunjung pergi.
"Kenapa mereka tak juga pergi!,tidak tahu kalau saat ini hujan lebat!,seharusnya mereka pulang saja dan tidur!"gerutu laki laki itu dalam hati yang terus memeluk tas miliknya harta satu satunya yang ia miliki.
"Kita berpencar dan temukan dia malam ini juga!"seru salah satu dari kelompok itu sebelum membubarkan diri.
Dengan sabar lakai laki itu menunggu kepergian mereka yang terbagi menjadi tiga kelompok,dan itu menimbulkan masalah baru untuknya..
"Mereka berpencar!,kemanapaun aku pergi,pasti bisa mereka temukan!"seru lakai lakiaa itu putus asa.
Akhirnya laki laki itu memutuskan untuk menunggu.Ia mengambil kardus yang ada didekatnya dan ia gunakan untuk menutupi kepalanya dan dengan keadaan yang tidak nyaman itu,lakiaa lakai itu berusaha untuk menyamankan diri,sambil menunggu,lakai lakia itu menyandarkan diri diantara tong tong yang ada didekatnya dan ia mulai terlelap karena kelelahan.
.....
Hujan diluar mulai reda!,bukan reda tapi lebih kecil dari beberapa waktu yang lalu,dan Yas memutuskan untuk keluar,menyelesaikan tugasnya yang tertunda karena hujan besar yang datang tiba tiba.
Sambil membawa payung besar,dan satu kantong besar berisi sampah,Yas berjalan menembus hujan rintik rintik dan juga genangan air hujan yang keluar dari got karena air hujan yang turun tak dapat ditampung didalam got.
"Haaaa....Menjijikan sekali ini pasti banyak bakterinya!"keluh Yas yang hanya menggunakan sendal jepit.
Yas mempercepat langkahnya berharap bisa cepat membuang sampah dan cepat kembali kedalam rumah untuk membersihkan kakinya dari air got dan ait hujan yang terkontaminasi.
Dengan ayaunan pasti Yas mengayun ayaunkan kantong sampahnya agar bisa tepat jatuh diatas tong sampah yang sudah menumpuk dan sepertinya sudah tak muat lagi jika diisi sampah lagi.
"Aku tak akan mendekatinya.Jadi harus tepat sasaran!"seru Yas pada putaran terakhir lemparannya.
Dan dengan tepat sasaran Kantong sampah itu mendarat diatas tong sampah itu,Tapi ada yang aneh.sebuah suara yang seharusnya dikeluarkan oleh kantong plastik itu adalah suara benda jatuh,bukannya suara orang mengaduh.
Yas terkejut tapi ia hanya bisa terdiam dan terpaku sambil menatap tumpukan sampah yang ia buang dan teman temannya.
"Suara apa itu?,apa suara orang atau suara kucing!"seru Yas menebak dan menunggu.
Beberapa saat berlalu dan tak ada apapun yang terjadi,dan Yasmasih terdiam ditempatnya.
"Aku harus tahu,atau aku akan tambah penasaran!'seru Yas sambil berjalan ragu mendekati tumpukan tempat sampah itu.
"Halo!!!!,apa itu orang atau kucing!"seru Yas ragu dan penasaran.
Yas mengnagkat tumpukan sampah miliknya dan beberapa sampah yang lainya dan betapa terkejutnya ia ketika melihat ada seseorang sedang terduduk dambil menggigil kedinginan diantara tumpukan sampah yang kotor dan bau itu.
"Hey!,apa yang sedang kau lakukan?"seru Yas dengan suara takut dan bersiap mengambil langkah seribu.
Orang itu tak menjawab tapi tapi ia hanya mendongakan kepalanya dan menatap Yas.
"Apa ada orang lain selain dirimu!"serunya dengan suara gemetar.
Yas melihat kesekitar meliat apajkah ada orang lain selain dirinya,selain mereka berdua.
"Sepertinya tidak!"jawab Yas dengan nada takut,dan bersiap siap lari,takut orang itu akan melakukan hal yang tidak tidak karena mereka hanya berdua dan tempat itu cukup sepi.
Orang itu tak mengatakan apa apa lagi denagnbergetar orang itu mengulurkan tangannya dan hendak meraih tangan Yas.
"Tolong aku!"serunya ketika ia mencoba meraih tangan Yas,tapi Yas menghindar.
"Atas dasar apa aku harus menolongmu?"tanya Yas waspada.
"Aku orang yang teraniaya!"serunya yang kemudian pingsan disamping kaki Yas.
"Hey,bangun!,tanpa beraktingpun aku 'mungkin' akan menolongmu!"seru Yas mencoba untuk membangunkan orang itu sambil membuang payungnya.
....
Tidak ada komentar :
Posting Komentar