Selasa, 17 September 2013

05:05 parts 04

......
     Sambil bermain gitar Kendar terus menyanyikan lagu milik Judika yang berjudul Bukan rayuan gombal,didepan kamarnya yang hanya berbeda satu lantai dengan kamar yang dipakai Ken.
     Didalam kamarnya Ken yang merasa terganggu dengan suara Kendar yang serak dan pas pasan,dan dengan permainan gitar tanpa irama.
     "Berisik sekali orang itu!"seruKen sambilmenutupi telinganya dengan kedua tangannya.
    "Dengarlah sayangku!,tiada yang laian saat ini!...tak ada yang lain di hati!"
  "YA!,Aku dengar!,sekarang kamu mau turun tudak?"Teriak Yas yang ditemani Raisha dari bawah
  Kendar tersenyum dan menghentikan permainan gitarnya.Ia segera bnagun dari tempatnya dan menyandarkan Gitarnya didepan pintu masuk kamarnya.
    Kendar Turun dan sesaat menatap kamar yang ada diatas kamarnya,ia merasa aneh karena tak seperti biasanya pintunya tertutup.
   "Kok tumben pintu Kmar atas di tutup!"Seru Kendar  yng tak berhenti menatap kamar itu.
   Yas mengikuti arah padang Kendar dan memikirkan sesuatu.
   "Mungkin tadi kakak lupa tidak mengganjalnya!"seru Yas beralasan.
  "Aku kira ada penghuninya!"Tebak Kendar.
   "Siapa yang mau menghuni!,Hantu!"Jawab Yas sambil tersenyum dan mendorong Adik adiknya untuk masuk kedalam rumah.
......
   Mereka bertiga makan berar diruangan yang cukup sempit sambi berbincang bincang.
   "Bagaimana sekolah kalian minggu ini!"tanya Yas membuka topik pembicaraan.
   "Aku Ada ulangan mendadak kemarin!"Seru Raisha yang sibuk menyingkirkan sayur di tepi piringnya.
  "Tak ada yang menarik!"Seru Kendar sambil memasukan satu sendok besar kedalam mulutnya.
   "Hati hati makannya!"Seru Yas mengingatkan pada adik laki lakinya.
      "Kenapa kemarin kalian tidak datang?"Tanya Yas lagi.
   '"Emmmm.....!,Kemarin tak ada yang mengantarkanku!"Jawab Raisha.
    "Apa kakakmu sudah punya pacar sehingga tak bisa mengantarkanmu kesini?"tanya Yas sambil melirik Kendar yang fokus pada makannya.
   "Tidak!,kak Kendar ada dirumah,dia main game semalaman!"
     Kendar diam dan terus memakan makanannya.
   "Kak Kendar tidak akan menghabiskan malam minggu di luar kecuali kesini!"seru Raisha sambil tersenyum manis.
   "Kakak!,kenapa bajuku kau berukan pada pria itu!"Tanya Kendar mengubah topik pembicaraan.
  "Bukankah kakak tadi sudah mengatakan alasannya!"Seru Yas yang tak mau berdebat.
   "Apa dia pacar kakak?"Tanya Raisha tiba tiba.
  Membuat suasana hening seketika.
   "Raisha!,kakak sedang bertanya serius,kamu ga uah ikut campur!"seru Kendar kesal dengan mata melotot pada Raisha.
   Raisha langsung menundukan kepala dan melanjutkan makanannya.
   "Tapi kenapa harus baju itu!,itu kan baju butan kakak yang pertama untuku!"seru Kendar denganmenaikan sedikit nada suaranya.
   "Banyak hal yang kakak pikirkan,kalau kakak berikan baju langganan lain,itu berarti kakak harus menggantinya,dan kakak pikir kenapa tidak bajumu saja,bukankah kakak bisa membuatkannya kapan kapan lagi!"Jelas Yas beralasan tanpa menatap lawan bicaranya.
   "Bagaiman kalau aku ingin memakainya sekarang?"tanya Kendar.
   "Kamu tidak akan memakainya sekarang kan?"tanya Yas balik.
   "Kak Kendar seperti anak kecil saja!,Kak Yas kan bisa membuatkannya lagi!"Seru Raisha mencoba menengahi. sambil bangkit dari tempat duduknya
   "Kamu yang anak kecil!"Seru Kendar dan Yas hampir bersamaan.
   "Ayo makan sayurnya sebelum dihabiskan jangan dulu pergi!"Lanjut Yas sambil menatap Raisha untuk kembali ketempat duduknya.
.....
   Selesaai makan Yas melanjutkan pekerjaannya yang seorang penjahit,Banyak pesanan yang belum selesai dikerjakan dan kedatangan Raisha dan Kendar adlah untuk membantu dirinya memotong bahan bahan sesuai pola yang sudah dibuatnya.
   Ken masih terbaring diatas tempat tidurnya,dengan mata menatap kelangit langit rumah ia menahan lapar yang kini melandanya.
   "Sarapan bubur!,sakarang jam berapa!,ini bukan waktunya makan siang lagi,tapi sore!"seru Ken yang melihat jam ditangannya.
      Ken hanya bisa berguling guling diatas tempat tidurnya karena tak bisa berbuat apa apa,kecuali itu,untuk menghibur perutnya yang lapar.
    Sementara diluar langit kembali mendung dan sesaat kemudian gerimis datang dengan segera Yas bangkit dari tempat kerjanya dan bersiap untuk mengangkat jemuran yang berada dilantai paling ats rumhanya.
   "Sudah kak aku saja,kaka lanjutkan saja pekerjaannya!"Seru Kendar menawarkan diri.
   Yas kembali ketempat kerjanya dan melanjutknan pekerjaannya 
   Dengan langkah panjang Kendar menaiki dua anak tangga sekaligus,agar cepat sampai lantai paling atsa,Dan dengan cepat Kendar mengangkat semua pakaian itu,sambil membawa pakaian kering Kendar mencoba mendorong pintu kamar yang tak bisa tertutup di siang hari itu,
   Tapi ia merasa aneh karena pintu tak segera terbuka seperti terkunci dari dalam,sementara tak ada orang didalam,dan dari luarpun tak terkunci.
   "Apa macet!"gumam Kendar.
    Beberapakali Kendar mendorong pintu tapi tetap tak terbuka,dan usahanya yang terakhir adalah dengan mendorong sekuat tenaga dan dengan mudah terbuka,tapi betapa terkejutnya Kendar ketika melihat sosok orang yang dilihatnya tadi kini ada disana.
   "Apa yang sedang kau lakukan disini?"Tanya kendar denga nada curiga dan tatapan marah.
   Ken hanya terdiam sambil menatap lesu dengan kepala yang masih berat
   Semenrata DIbawah Yas tersadar ia melupakan sesuatu,dan ia teringat ketika mendengar suara keras Kendar diantara hujan yang mulai deras.
......

Tidak ada komentar :

Posting Komentar