Rabu, 09 Oktober 2013

05:05 parts 14



........
   Ken dan Yas memulia pekerjaan mereka yang sudah mereka rencanakan,dan kebetulan pula,pesanan yang biasa Mereka kerjakan hanya sedikit,dan mereka sudah selesaikan.
Tugas mereka bagi,Dengan memperhatikan gambar yang ada,Yas mulai membuat pola,dan menuangkannya kedalam kertas koran bekas yang biasa ia gunakan untuk membuat pola.
Sementara Ken bertugas untuk menyalinya ke bahan kain,dan kemudian memotongnya,Setelah itu barulah mereka menjahinya dangan bagian bangian yang sudah mereka ketahui.
Dan sesuai rencana pula,Yas dan Ken membuat dengan ukuran yang yang sudah distandarkan yaitu M.
Setelah pakaian jadi,Ken mengfotonya dan ia segera memasukannya ke halaman facebook yang ia gunakan untuk mempromosikan tempat jahit milik Yas.
Setelah bebrapa lama mengpublikasikan rancangan daur ulang miliknya ternyata respon positif didapatkannya,banyak temannya yang memesan,bertanya tentang lokasi mereka,ada yang nego harga,dan ada juga yang mencelanya karena teman teman Ken tahu akan kepribadian Ken yang sebenarnya.
“Kak!,sepertinya usaha kita akan mengalami kenaikan!”Seru Ken senang.
Ken terus tersenyum melihat Halaman yang dibuatnya,dikunjungi oleh banyak orang,komentar yang kadang memuji,ataupun mencela,dan jempol yang terus bertambah dan itu kebanyakan dari kalangan wanita,mulai dari temannya yang di dunia nyata dan facebook,atau teman dari temannya.
Benarkah!”Seru Yas yang tak beranjak dari tempatnya.
Ken iseng membuka facebook miliknya yang banyak sekali dengan pemberitahuan.Ken membuka Pesan yang jumlahnya lebih sedikit dari jumlah pemberitahuan di branda.
Ken membuka pesan Dari Iqbal,temannya yang paling ia kenal
Kenny!,loe dicariin ,bokap loe!,kalo ga mau ketauan jangan sering buka Akun FB loe,merekab bisa nelacak tempat loe yang Sekarang!
Mata Ken melotot dan dengan cepat ia mematika internetnya dan juga laptopnya.
Yas melihat gelagat aneh yang ditunjukan Ken ,membuatnya penasaran dan menghampiri Ken.
“Ada apa?”tanya Yas sambil duduk disamping Yas.
“Tidak ada apa apa!”Seru Ken mencoba untuk tenang.
“Aku tidak bisa melibatkan orang yang ada di rumah ini!”Seru Ken yang langsung bangkit dari tempat duduknya dan segera pergi kekamarnya,meninggalkan laptop dan Yas yang melihatnya aneh.
Yas hanya bisa diam melihat kepergian Ken yang begitu cuek padanya,tanpa permisi,kepadanya ataupun merapikan laptopnya dulu sebelum ia pergi.
Yas iseng membuka laptop milik Ken dan mencoba untuk browsing,karena ken melupakan modemnya,dan masih menempel di port laptopnya.
“Kakak sedang apa?”tanya Ken yang kembali lagi kerumah Yas.
Yas terkejut tapi ia hanya diam saja tanpa menjawab pertanyaan Ken.
“Kakak ingin menggunakannya?”tanya Ken yang langsung menghampiri Yas dan Lapatopnya.
“Maaf!,bukannya aku tidak mengijinkan,tapi ternyata modemku sebentar lagi koutanya habis!”Seru Ken beralasan.
Yas hanya terdiam dan memperhatikan apa yang dedang dilakukan Ken.Sementara Ken merapikan laptopnya dan menganbil modemmya dan kemudian pergi.
“Maaf!”Seru Ken yang kembali lagi menemui Yas,ketika ia sudah pergi melewati pintu rumah Yas.
.......
Didalam kamarnya Ken berfikir keras,kira kira apa yang harus ia lakukan,karena ia sadar,tidak untuk selamanya ia terus lari meghindari ayahnya,karen acepat atau lambat ia pasti akan bertemu,dengan cara ia menyerah,ataupun orang orang suruhan ayahnya akan terlebih dahulu menemukannya.
Tapi tidak akan Ia biarkan jika orang suruhan ayahnya menemukannya dirumah Yas,karena pasti akan berbuntut panjang nantinya.
Rencana untuk kembali kerumah belum terfikirkan oleh Ken,ia masih ingin mencoba untuk berdiri sendiri,dalam waktu dekat ia berharap usahanya yang baru bibangunnya beberapa hari utu akan membuahkan hasil.Dan setelah itu,barulah ia akan pulang menemui ayahnya bersama.....
Ken tiba tiba bangun dari tempatnya,ia teringat,tentang sesuatu!
“Aku harus membawa pulang calon istri!,agar ayahku tidak menyuruhku untuk menikah dengan orang yang sudah dijodohkandenganku!”Seru Ken yang kembali duduk ditepi tempat tidurnya.
Ken menggigit kuku jempolnya sambil terus berfikir.
“Mencari calon istri lebih sulit!daripada mencari pekerjaan apa yang kira kira aku bisa lakukan!”seru Ken yang tiba tibapandanganya tertuju pada kertas HVS miliknya yang ia taruh di bawah kasur busa miliknya.
Ken mengambil lembar kertas itu,dan ia mengingta ingat,kertas apa itu.sambil menerawang ke arah lampu yang ada diatasnya.
Ken mengerutkan keningnya ketika ia melihat ada sesuatu yang tertulis di kertas itu.Ken menurunkan kertas itu dan ia teringat.
“Doaku dan Yas!”Seru Ken teringat.
Ken bangkut dari duduknya dan mencoba membaca tulisan yang ia tulis dengan tinta ajaib yang ia buat bersama Yas.
“Semoga aku bisa menikah tahun ini!”Baca Ken yang terkejut,dengan kalimat itu di kertas miliknya.
Ken kembali ke tempat ia menemukan kertas itu,dan Ken menemukan kembali satu kertas,dan ia menembak itu pasti miliknya.
“Ini pasti miliku!”Seru Ken sambil mengangkat kertas tinggi tinggi agar bisa terbaca dibawah lampu kamarnya.
“Aku harus berhasil!”Baca Ken sambil tersenyum.
“Berarti itu adalah doa Yas!”Gumam Ken menebak.
Ken kembali duduk diatas kasurnya dan kembali merebahkan tubuhnya sambil menerawang kedua kertas yang kini ada ditangannya.
“Semoga mimimu jadi kenyataan!”Seru Ken sambil menaruh kertas itu diatas dadanya dan mulai memejamkan matanya.
........
Hasil promo Ken mulai menemui hasil,beberapa orang datang untuk menjahitkan baju ditempat Yas,dan tak sedikit juga yang bertanya tentang Ken,karena menurut mereka,mereka menemukan alamat itu dari Halaman yang dibuat Ken di halaman facebooknya.Dan mereka juga penasaran dengan baju baju yang Ken tunjukan di halaman Facebook.
Ken sengang,tapi ia juga khawatir,ia takut,diantara merek  mereka yang datang salah satunya adalah orang dari ayahnya,dan karena itu pula Ken sudah meminta pada untuk tidak keluar selama ia melayani tamu tamu yang datang,dan Yaspun mengerti itu.
Sore menjelang,Ken baru berani menampakan dirinya untuk turun dan itupun tak lama,Ia berpamitan kepada Yas untuk keluar dengan alasan untuk menambahkan foto foto baru di halaman Facebooknya,Agar orang oarang lebih tertarik dengan rancangannya.
“Kenapa tidak disini saja?”tanya Yas,ketika Ken akan pergi.
“Aku kan sudah bilang modemku sudah hampir habis isinya,aku takut tidak cukup untuk mengupload,jadi sebaiknya aku upload saja di warnet!,toh aku sudah punya contoh contonya!”Seru Ken sambil menunjukan kartu memory yang ia pinjam dari Yas.
Yas hanya mengangguk,tanda mengerti,dan setelah itu ia membiarkan Ken untuk pergi.
Sebnarnya bukan alasan itu Ken pergi,ia hanya tak ingin Orang orang ayahanya menemukannya dirumah Yas,dan dengan cara pergi kewarnet yang paling jauh dari tempat tinggalnya adalah jalan yang mungkin bisa ia tempuh,agar bisa mengecoh para pencari,yang mungkin menggunakan cara canggih untuk melacak keberadaannya dengan cara melacak alamat Emailnya.
Di depan pintu gerbang Ken beertemu dengan Kendar yang datang tanpa menggunakan Motornya.
Ken sedikit aneh dengan hal itu tapi ia berusaha biasa saja dan mencoba untuk bersikap baik.
“Kebetukan kau datang!,aku akan pergi dan kakakmu sendirian dirumah!”Seru Ken berbasa basi.
“Dia biasa sendiri sebelum kau datang!”Jawab Kendar dengan nada datar.
“Oh!”Gumam Ken yang kemudian pergi meninggalkan lingkungan rumah yang menjadi tempat tinggalnya.
Ken menaiki bus untuk pergi ketempat yang paling jauh,berharap bisa mengecoh orang orang suruhan ayahnya,yang mungkin akan melacaknya,
Didalam bus Ken mendesah,karena ia melihat begitu bnayak plang yang menunjukan bahwa itu adalah warnet 24 jam,tapi itu masih kurang jauh dari tempat tinggal Yas.
Dan akhirnya setelah menempuk jarak kira kira 30 menit Ken turun dan segera mencari warnet.Sampainya di warnet yang ia temukan ia meminjam memory reader pada pemilik Warnet karena ia Tak membawa apa apa kecuali kartu memori itu.
Setelah mendapatkan apa yang ia butuhkan!,Ken mulai megerrjakan apa yang harus ia kerjakan,Dengan Cepat Ken mengupload foto foto yang baru ia ambil dari baju baju yang baru dibuat Yas,sambil menjawab beberapa pertanyaan yang ada didinding halaman yang dibuatnya,dan tak lupa pula ia mengecek semua pemberitahuan yanga masuk kedalam akun miliknya.muliai dari permintaan pertemanan,inbox dan pemberitahuan yang hanya sekedar menulis didinding facebooknya yang kebanyakan merisikan kerinduan karena ia sudah lama tidak membuka akun miliknya itu.
.......
Dirumah Yas,Kendar membantu Yas yang terlihat begitu sibuk dengan pekerjaannya,dengan beberapa catatan tentang pola pola yang harus dibuatnya,dan baju baju yang berjejer begitu banyak dan tak seperti biasanya.
Mereka bekerja sambil bercerita tentang hal hal yang baru dialami dan tentang luka yang di dapatkan Kendar.dan banyak hal.
  "Tadi aku bertemu dengan Ken!,mau kemana dia?"tanya Kendar kemudian mengganti topik pembicaraan.
"Katanya akan ke warnet!"jawab Yas singkat.
 "Bukankah dia punya laptop?"tanya Kendar yang melihat laptop Ken di lemari kaca milik kakaknya.
"Ia butuh yang bisa terkoneksi ke internet!"
"oh!"
“Kakak jualan baju juga?”tanya Kendar yang melihat etalase milik kakaknya penuh dengan baju baju.
“Ya!,kakak sedang mencobanya!”jawab Yasyang sedang sibuk menggambar pola di kain.
“Modalnya nambah dong!”tanya Kendar sambil bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri etalase itu.
Yas menghentikan kegiatannya dan sekilas memandang Kendar adiknya.
“Kakak bekerjasama dengan Ken!”Jawab Yas hati hati
Kendar terkejut,Itulah yang ditunjukan dari bahasa tubuhnya walaupun ia tak mengatakannya.Kendar berjalan menghampiri Kakaknya dan menatapnya.
“Apa kakak berniat menjadikannya partner?”tanya Kendar menuduh.
“Kalau itu menguntungkan!,kenapa tidak!,kakak punya keahlian!,dan dia punya modal!”Jawab Yas membela.
“Dan itu artinya dia akan tinggal lebih lama disini?”tanya Kendar.
“Mungkin bisa!”Jawab Yas yang terus mencoba untuk biasa saja menanggapi ucapan adiknya,walaupun ia tak ingin membahasnya.
“Tapi kak!”Seru Kendar yang sepertinya marah dan kesal.
“Kendar!,kakak beritahu sekali lagi!,kakak dan Ken tidak ada hubungan apa apa!,dan kakak menganggapnya sebagai partner tidak lebih!,dan...seandianya kakak akarab dengan dia,itu mungkin saja!,karena kakak tinggal satu rumah dengannya!”Jelas Yas yang tak ingin melanjutkan perdebatannya.
“Itu yang aku tidak suka!”Seru Kendar dengan nada yang lebih tinggi.
Yas terkejut karena Kendar tampak begitu mempermasalahkannya.
“Sebenarnya ada apa denganmu!,tidak seperti biasanya!”tanya Yas yang terus menatap Kendar yang kesal.
“Karena aku khawatir sama kakak!”Jawab Kendar menurunkan nada suaranya.
“Kakak sudah besar!,kakak bisa jaga diri kakak sendiri!”Seru Yas sambil tersenyum walaupun sedikit dipaksakan untuk menghilangkan kekhawatiran adiknya itu.
“Tapi aku tidak bisa percaya dia!”seru Ken mengutarakan Ganjalan di hatinya.
“Kenapa kau tidak percaya?,dia orany yang baik!,sopan,dan sosok yang mampu melindungi,!”Seru Yas yang tak langsung memuji Ken.
“Itu yang aku tidak suka darinya!,Sepertinya kakak selalu menutupi tentangnya,dan selalu menunjukan kebaiaknnya!”
“Kakak baru kali ini memujinya!,dan itu kebenarannya!,,lalu apa masalahnya?”
“Aku tidak suka!”Seru Kendar kesal.
“Itu karena kau tidak bersamanya setiap hari!,jadi kau tak tahu seperti apa keppribaadiannya!”seru Yas membela diri.
“Apa kakak menyukainya?’tanya Kendar dengan suara hati hati.
Yas terdiam.ia begitu terkejut,sampai sampai ia tak bisa berkata apa apa denganpertanyaan Kendar.
“Itu yang ada di otakmu?”tanya Yas kemudian.
“Jawab aku kak!”pinta Kendar memaksa.
Yas mendekati Kendar dan menatapnya sejenak lalu ia memeluk adiknya dengan erat.
“Kakak baru saja patah hati!,tidak semudah itu kakak jatuh cinta lagi!”seru Yas menjelaskan sambil terus memeluka adiknya yang kini lebih besar dan tinggi darinya.
“Tapi aku memperhtikannya berbeda!”
“Tapi kakak tidak.....”Yas tiba tiba terdiam,ia seperti ada sesuatu yang menghentikan kalimatnya.Sesuatu yang berasal dari dalam hatinya.sesuatu kebenaran yang seharusnya ia rasakan lebih dalam.
“Aku sayang kakak!”Seru Kendar melanjutkan kata kata Yasyant terpotong tadi.
Yas tersenyum dan melepaskan pelukannya dan kemudian menatap wajah adiknya yang terlihat semakin dewasa.
“Ya!,kakak tahu dan kakak juga menyayangimu!”Seru Yas sambil membelai wajah adiknya
“Aku sayang kakak!”Seru Kendar lagi dengan nada lebih serius dan tegas.
Yas terdiam dan ia mencoba untuk mundur.
“Ya!,kakak juga sayang!,karena kau adalah adiku!”seru Yas yang merasa ada yang tak beres.
“Aku lebih dari itu!”Seru Kendar lebih jelas.
Yas tersenyum dan menganggap ucapan Kendar adalah gurauan yang hampir membuatnya percaya.Yas menjauh dari Kendar,tapi tangan Kendar menahan lengan Yas,membuatnya tertahan disana.
“Jangan bercanda Kendar!,itu tidak lucu!”Seru Yas mencoba melepaskan diri.
“Aku sayang kakak!,bukan sebagai adik pada kakaknya!,tapi lebih dari itu!”
“Itu tidak mungkin Ken!”Seru Yas mengingatkan.
“Kenapa tidak!,kita tidak punya hubungan darah kan!”Seru Kendar mengingatkan.
“Aku tidak menganggapnya seperti itu!,dan sampai kapanpun kau tetap adiku!”Seru Yas yang juga mengingatkan.
“Aku cinta sama kakak!,dan itu sudah lama!”
“Dan satu hal lagi!,usiamu lebih muda dari kakak!,dan kakak tidak suka dengan laki laki yang lebih muda dari kakak,kalau dia akan menjadi seseorang yang istimewa buat kakak!”Seru Yas yang terus menjelaskan.
Kendar tak mengatakan apa apa lagi tapi dengan tanpa diduga Kendar berniat untuk mencium Yas,dan dengan cepat Yas menghindar,tapi Kendar terus mencobanya sampai Yas memukulnya,tapi Kendar terus melakukannya.
Sampai pada akhirnya Ken datang dan langsung memberi pukulan Pada Wajah Kendar yang masih terlihat lebam karena luka yang lalu sampai Kendar terjatuh.
“Hey!,kau tahu siapa yang sedang kau hadapi?”tanya Ken yang terlihat sangat emosi dan hendak memukul lagi,tapi Yas menahannya.
Kendar bangkit dari tempatnya dan dengan sekuat tenaga ia membalas pukulan Ken yang sedang memperhatikan Yas.
Dengan mudahnya Ken terkapar sementara Yas hanya bisa berteriak melihat dua orang dihadapannya saling adu pukul.
“Hentikan!”Teriak Yas yang hampir menangis.
“Tapi kak!,dia duluan!”bela Kendar sambil memegangi wajahnya yang terkena bogem mentah.
“Kau yang kurang ajar duluan!”Bela Ken.
“Cukup!”seru Yas yang akhirnya menangis.
“Sebaiknya kau pulang!”Perintah Yas pada Kendar.
“Tapi kak!”Seru Kendar yang tak mau.
“Pulang!”Seru Yas dengan nada tinggi.
Kendar terdiam dan tanpa berkata apapun ia pergi meninggalkan rumaH kakaknya sambil melihat Ken yang juga memegangi wajahnya dan Yas yang terlihat begitu marah.
......
Yas mengobati luka Ken yang baru dengan emosi yang tertahan,Ia tak menyangka dengan kejadian yang baru dialaminya dan itu dilakukan oleh adiknya yang sudah dianggapnya seperti adik kandungnya.
“Aku tidak mengetahu apa yang sebenarnya terjadi!,tapi sepertinya aku melakukan hal yang benar!”Seru Ken yang menganggap dirinyasebagai pahlawan diwaktu yang tepat.
Yas tak menjawab,ia hanya menunduk sambil merapikan kotak P3Knya dan menaruhnya di meja.
“Hey!,are you cry?”tanya Ken mengulangi kata kata Yas seperti ketika ia sedang menangis beberapa waktu yang lalu.
Ken menundukan wajahnya dan mencoba untuk melihat wajah Yas yang terus menunduk.
“Apa yang kau lakukan?”tanya Yas mlelihat tinggah Ken.
“Aku hanya ingin memastikan kalau apa yang aku katakan itu adalah benar!”Bela Ken yang kembali pada posisinya.
“Kakak boleh memeluku kalau kakak mau!”seru Ken melakukan seperti apa yang sudah Yas lakukan juga padanya.
Yas diam saja ia hanya menunduk dan menyembunyikan kesedihan yang telah dilakukan oleh adik tirinya.
Ken diam saja,ia hanya memperhatikan Kediaman Yas yang tak mau mengatakan apa apa.
Ken menarik Yas kedalam pelukannya,Yas melawannya tapi Ken menahanya dan terus memeluknya.
“Mendingan dipeluk orang yang tidak di suka daripada dicium orang yang tidak dicinta!”seru Ken mengingatkan sambil terus mencoba memeluk Yas.
Yas terdiam,ia mengingat ingat kata kata Kendar,dan juga kata kata Ken barusan.
“Apakah aku menyukai Ken?”tanya Yas dalam hati sambil sambil membalas pelukan Ken dan tiba tiba ia menagis,karena hatinya yang tiba tiba menjadi bimbang.
“Apa sudah baikan?”tanya Ken sambil melepaskan pelukannya.
Yas dengan berat hati menyudahinya,walaupun dalam hatinya ia masih ingin berada dalam pelukan Keen,karena terasa begitu nyaman dalam hatinya.
“Maaf ya kalau aku melakukan hal itu!,mungkin tidak sopan!,tapi aku hnaya ingin membayar hutang!”Seru Ken.
   Yas terkejut dan tak mengerti apa yang dikatakan Ken.
 “Hutang?”tanya Yas.
“Ya!,waktu itu kakak memeluku ketika aku menagis,dan sekarang aku memeluk kakak sebagai bayaran hutangku!”seru Ken polos.
Yas kesal tapi tidak ia tunjukan ia hanya bangun dari tempatnya dan pergi meninggalkan Ken.
.........
Dan malam itu,Ken dan Yas bermain dengan hati masing masing,Ken berbohong jika Ia tak tahu apa apa tentang apa yang terjadi,Ia tahu segalanya sejak Kendar mempermasalahkan tentang keberadaan dirinya yang mungkin tidak disukai Kendar.
Dan iapun tahu saat Yas tak bisa menjawab pertanyaan Kendar.
Dan begitu juga dengan Yas di dalam kamarnya ia belum bisa memejamkan mata,ia teringat kata kata Kendar tentang perasaannya.Apa dia menyukai Ken,dan sebaliknya,perasaannya terhadap Ken sendiri,ia teringat ketika mereka bersama,betapa hatinya dibuat tak karuan ketika jarak mereka begitu dekat di dalam kereta,betapa perhatiannya Ken yang tiba tiba memberikan tempat duduk untuknya,dan ketika ia mencoba untuk menghiburnya saat ia sedang patah hati.dan hal hal kecil yang Ken lakukan untuknya menjadi hal hal yang membutanya kepikiran dan kadang tersenyum sendiri.
“Benarkah aku menyukainya?”tanya Yas pada diri sendiri.
“Itu hanya jebakan!,Seandainya Kendar tak menyakan hal itu akupun takan memikirkannya!”Seru Yas yang terus menolah apa yang sedang ia rasakan.
“Dan itu tidak mungkin ,karena usianya lebih muda dariku!”Seru Yas mengingatkan,
........

Tidak ada komentar :

Posting Komentar