........
Ken dan Yas memulia pekerjaan mereka yang sudah mereka rencanakan,dan
kebetulan pula,pesanan yang biasa Mereka kerjakan hanya sedikit,dan mereka
sudah selesaikan.
Tugas mereka bagi,Dengan
memperhatikan gambar yang ada,Yas mulai membuat pola,dan menuangkannya kedalam
kertas koran bekas yang biasa ia gunakan untuk membuat pola.
Sementara Ken bertugas untuk
menyalinya ke bahan kain,dan kemudian memotongnya,Setelah itu barulah mereka
menjahinya dangan bagian bangian yang sudah mereka ketahui.
Dan sesuai rencana pula,Yas dan
Ken membuat dengan ukuran yang yang sudah distandarkan yaitu M.
Setelah pakaian jadi,Ken
mengfotonya dan ia segera memasukannya ke halaman facebook yang ia gunakan
untuk mempromosikan tempat jahit milik Yas.
Setelah bebrapa lama mengpublikasikan
rancangan daur ulang miliknya ternyata respon positif didapatkannya,banyak
temannya yang memesan,bertanya tentang lokasi mereka,ada yang nego harga,dan
ada juga yang mencelanya karena teman teman Ken tahu akan kepribadian Ken yang
sebenarnya.
“Kak!,sepertinya usaha kita akan
mengalami kenaikan!”Seru Ken senang.
Ken terus tersenyum melihat
Halaman yang dibuatnya,dikunjungi oleh banyak orang,komentar yang kadang
memuji,ataupun mencela,dan jempol yang terus bertambah dan itu kebanyakan dari
kalangan wanita,mulai dari temannya yang di dunia nyata dan facebook,atau teman
dari temannya.
Benarkah!”Seru Yas yang tak
beranjak dari tempatnya.
Ken iseng membuka facebook
miliknya yang banyak sekali dengan pemberitahuan.Ken membuka Pesan yang
jumlahnya lebih sedikit dari jumlah pemberitahuan di branda.
Ken membuka pesan Dari
Iqbal,temannya yang paling ia kenal
Kenny!,loe dicariin ,bokap
loe!,kalo ga mau ketauan jangan sering buka Akun FB loe,merekab bisa nelacak
tempat loe yang Sekarang!
Mata Ken melotot dan dengan cepat
ia mematika internetnya dan juga laptopnya.
Yas melihat gelagat aneh yang
ditunjukan Ken ,membuatnya penasaran dan menghampiri Ken.
“Ada apa?”tanya Yas sambil duduk
disamping Yas.
“Tidak ada apa apa!”Seru Ken
mencoba untuk tenang.
“Aku tidak bisa melibatkan orang
yang ada di rumah ini!”Seru Ken yang langsung bangkit dari tempat duduknya dan
segera pergi kekamarnya,meninggalkan laptop dan Yas yang melihatnya aneh.
Yas hanya bisa diam melihat
kepergian Ken yang begitu cuek padanya,tanpa permisi,kepadanya ataupun
merapikan laptopnya dulu sebelum ia pergi.
Yas iseng membuka laptop milik
Ken dan mencoba untuk browsing,karena ken melupakan modemnya,dan masih menempel
di port laptopnya.
“Kakak sedang apa?”tanya Ken yang
kembali lagi kerumah Yas.
Yas terkejut tapi ia hanya diam
saja tanpa menjawab pertanyaan Ken.
“Kakak ingin menggunakannya?”tanya
Ken yang langsung menghampiri Yas dan Lapatopnya.
“Maaf!,bukannya aku tidak
mengijinkan,tapi ternyata modemku sebentar lagi koutanya habis!”Seru Ken beralasan.
Yas hanya terdiam dan
memperhatikan apa yang dedang dilakukan Ken.Sementara Ken merapikan laptopnya
dan menganbil modemmya dan kemudian pergi.
“Maaf!”Seru Ken yang kembali lagi
menemui Yas,ketika ia sudah pergi melewati pintu rumah Yas.
.......
Didalam kamarnya Ken berfikir
keras,kira kira apa yang harus ia lakukan,karena ia sadar,tidak untuk selamanya
ia terus lari meghindari ayahnya,karen acepat atau lambat ia pasti akan
bertemu,dengan cara ia menyerah,ataupun orang orang suruhan ayahnya akan
terlebih dahulu menemukannya.
Tapi tidak akan Ia biarkan jika
orang suruhan ayahnya menemukannya dirumah Yas,karena pasti akan berbuntut
panjang nantinya.
Rencana untuk kembali kerumah
belum terfikirkan oleh Ken,ia masih ingin mencoba untuk berdiri sendiri,dalam
waktu dekat ia berharap usahanya yang baru bibangunnya beberapa hari utu akan
membuahkan hasil.Dan setelah itu,barulah ia akan pulang menemui ayahnya
bersama.....
Ken tiba tiba bangun dari
tempatnya,ia teringat,tentang sesuatu!
“Aku harus membawa pulang calon
istri!,agar ayahku tidak menyuruhku untuk menikah dengan orang yang sudah
dijodohkandenganku!”Seru Ken yang kembali duduk ditepi tempat tidurnya.
Ken menggigit kuku jempolnya
sambil terus berfikir.
“Mencari calon istri lebih
sulit!daripada mencari pekerjaan apa yang kira kira aku bisa lakukan!”seru Ken
yang tiba tibapandanganya tertuju pada kertas HVS miliknya yang ia taruh di
bawah kasur busa miliknya.
Ken mengambil lembar kertas
itu,dan ia mengingta ingat,kertas apa itu.sambil menerawang ke arah lampu yang
ada diatasnya.
Ken mengerutkan keningnya ketika
ia melihat ada sesuatu yang tertulis di kertas itu.Ken menurunkan kertas itu
dan ia teringat.
“Doaku dan Yas!”Seru Ken
teringat.
Ken bangkut dari duduknya dan
mencoba membaca tulisan yang ia tulis dengan tinta ajaib yang ia buat bersama
Yas.
“Semoga aku bisa menikah tahun
ini!”Baca Ken yang terkejut,dengan kalimat itu di kertas miliknya.
Ken kembali ke tempat ia
menemukan kertas itu,dan Ken menemukan kembali satu kertas,dan ia menembak itu
pasti miliknya.
“Ini pasti miliku!”Seru Ken
sambil mengangkat kertas tinggi tinggi agar bisa terbaca dibawah lampu kamarnya.
“Aku harus berhasil!”Baca Ken
sambil tersenyum.
“Berarti itu adalah doa Yas!”Gumam
Ken menebak.
Ken kembali duduk diatas kasurnya
dan kembali merebahkan tubuhnya sambil menerawang kedua kertas yang kini ada ditangannya.
“Semoga mimimu jadi kenyataan!”Seru
Ken sambil menaruh kertas itu diatas dadanya dan mulai memejamkan matanya.
........
Hasil promo Ken mulai menemui
hasil,beberapa orang datang untuk menjahitkan baju ditempat Yas,dan tak sedikit
juga yang bertanya tentang Ken,karena menurut mereka,mereka menemukan alamat
itu dari Halaman yang dibuat Ken di halaman facebooknya.Dan mereka juga
penasaran dengan baju baju yang Ken tunjukan di halaman Facebook.
Ken sengang,tapi ia juga
khawatir,ia takut,diantara merek mereka
yang datang salah satunya adalah orang dari ayahnya,dan karena itu pula Ken
sudah meminta pada untuk tidak keluar selama ia melayani tamu tamu yang
datang,dan Yaspun mengerti itu.
Sore menjelang,Ken baru berani
menampakan dirinya untuk turun dan itupun tak lama,Ia berpamitan kepada Yas
untuk keluar dengan alasan untuk menambahkan foto foto baru di halaman
Facebooknya,Agar orang oarang lebih tertarik dengan rancangannya.
“Kenapa tidak disini saja?”tanya
Yas,ketika Ken akan pergi.
“Aku kan sudah bilang modemku
sudah hampir habis isinya,aku takut tidak cukup untuk mengupload,jadi sebaiknya
aku upload saja di warnet!,toh aku sudah punya contoh contonya!”Seru Ken sambil
menunjukan kartu memory yang ia pinjam dari Yas.
Yas hanya mengangguk,tanda
mengerti,dan setelah itu ia membiarkan Ken untuk pergi.
Sebnarnya bukan alasan itu Ken
pergi,ia hanya tak ingin Orang orang ayahanya menemukannya dirumah Yas,dan
dengan cara pergi kewarnet yang paling jauh dari tempat tinggalnya adalah jalan
yang mungkin bisa ia tempuh,agar bisa mengecoh para pencari,yang mungkin
menggunakan cara canggih untuk melacak keberadaannya dengan cara melacak alamat
Emailnya.
Di depan pintu gerbang Ken beertemu
dengan Kendar yang datang tanpa menggunakan Motornya.
Ken sedikit aneh dengan hal itu
tapi ia berusaha biasa saja dan mencoba untuk bersikap baik.
“Kebetukan kau datang!,aku akan
pergi dan kakakmu sendirian dirumah!”Seru Ken berbasa basi.
“Dia biasa sendiri sebelum kau
datang!”Jawab Kendar dengan nada datar.
“Oh!”Gumam Ken yang kemudian
pergi meninggalkan lingkungan rumah yang menjadi tempat tinggalnya.
Ken menaiki bus untuk pergi
ketempat yang paling jauh,berharap bisa mengecoh orang orang suruhan
ayahnya,yang mungkin akan melacaknya,
Didalam bus Ken mendesah,karena
ia melihat begitu bnayak plang yang menunjukan bahwa itu adalah warnet 24
jam,tapi itu masih kurang jauh dari tempat tinggal Yas.
Dan akhirnya setelah menempuk
jarak kira kira 30 menit Ken turun dan segera mencari warnet.Sampainya di
warnet yang ia temukan ia meminjam memory reader pada pemilik Warnet karena ia
Tak membawa apa apa kecuali kartu memori itu.
Setelah mendapatkan apa yang ia
butuhkan!,Ken mulai megerrjakan apa yang harus ia kerjakan,Dengan Cepat Ken
mengupload foto foto yang baru ia ambil dari baju baju yang baru dibuat
Yas,sambil menjawab beberapa pertanyaan yang ada didinding halaman yang
dibuatnya,dan tak lupa pula ia mengecek semua pemberitahuan yanga masuk kedalam
akun miliknya.muliai dari permintaan pertemanan,inbox dan pemberitahuan yang
hanya sekedar menulis didinding facebooknya yang kebanyakan merisikan kerinduan
karena ia sudah lama tidak membuka akun miliknya itu.
.......
Dirumah Yas,Kendar membantu Yas
yang terlihat begitu sibuk dengan pekerjaannya,dengan beberapa catatan tentang
pola pola yang harus dibuatnya,dan baju baju yang berjejer begitu banyak dan tak
seperti biasanya.
Mereka bekerja sambil bercerita tentang hal hal yang baru dialami dan tentang luka yang di dapatkan Kendar.dan banyak hal.
"Tadi aku bertemu dengan Ken!,mau kemana dia?"tanya Kendar kemudian mengganti topik pembicaraan.
"Katanya akan ke warnet!"jawab Yas singkat.
"Bukankah dia punya laptop?"tanya Kendar yang melihat laptop Ken di lemari kaca milik kakaknya.
"Ia butuh yang bisa terkoneksi ke internet!"
"oh!"
Mereka bekerja sambil bercerita tentang hal hal yang baru dialami dan tentang luka yang di dapatkan Kendar.dan banyak hal.
"Tadi aku bertemu dengan Ken!,mau kemana dia?"tanya Kendar kemudian mengganti topik pembicaraan.
"Katanya akan ke warnet!"jawab Yas singkat.
"Bukankah dia punya laptop?"tanya Kendar yang melihat laptop Ken di lemari kaca milik kakaknya.
"Ia butuh yang bisa terkoneksi ke internet!"
"oh!"
“Kakak jualan baju juga?”tanya
Kendar yang melihat etalase milik kakaknya penuh dengan baju baju.
“Ya!,kakak sedang mencobanya!”jawab
Yasyang sedang sibuk menggambar pola di kain.
“Modalnya nambah dong!”tanya
Kendar sambil bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri etalase itu.
Yas menghentikan kegiatannya dan
sekilas memandang Kendar adiknya.
“Kakak bekerjasama dengan Ken!”Jawab
Yas hati hati
Kendar terkejut,Itulah yang
ditunjukan dari bahasa tubuhnya walaupun ia tak mengatakannya.Kendar berjalan
menghampiri Kakaknya dan menatapnya.
“Apa kakak berniat menjadikannya
partner?”tanya Kendar menuduh.
“Kalau itu menguntungkan!,kenapa
tidak!,kakak punya keahlian!,dan dia punya modal!”Jawab Yas membela.
“Dan itu artinya dia akan tinggal
lebih lama disini?”tanya Kendar.
“Mungkin bisa!”Jawab Yas yang
terus mencoba untuk biasa saja menanggapi ucapan adiknya,walaupun ia tak ingin
membahasnya.
“Tapi kak!”Seru Kendar yang
sepertinya marah dan kesal.
“Kendar!,kakak beritahu sekali
lagi!,kakak dan Ken tidak ada hubungan apa apa!,dan kakak menganggapnya sebagai
partner tidak lebih!,dan...seandianya kakak akarab dengan dia,itu mungkin
saja!,karena kakak tinggal satu rumah dengannya!”Jelas Yas yang tak ingin melanjutkan
perdebatannya.
“Itu yang aku tidak suka!”Seru
Kendar dengan nada yang lebih tinggi.
Yas terkejut karena Kendar tampak
begitu mempermasalahkannya.
“Sebenarnya ada apa
denganmu!,tidak seperti biasanya!”tanya Yas yang terus menatap Kendar yang
kesal.
“Karena aku khawatir sama kakak!”Jawab
Kendar menurunkan nada suaranya.
“Kakak sudah besar!,kakak bisa
jaga diri kakak sendiri!”Seru Yas sambil tersenyum walaupun sedikit dipaksakan
untuk menghilangkan kekhawatiran adiknya itu.
“Tapi aku tidak bisa percaya dia!”seru
Ken mengutarakan Ganjalan di hatinya.
“Kenapa kau tidak percaya?,dia
orany yang baik!,sopan,dan sosok yang mampu melindungi,!”Seru Yas yang tak
langsung memuji Ken.
“Itu yang aku tidak suka darinya!,Sepertinya
kakak selalu menutupi tentangnya,dan selalu menunjukan kebaiaknnya!”
“Kakak baru kali ini memujinya!,dan
itu kebenarannya!,,lalu apa masalahnya?”
“Aku tidak suka!”Seru Kendar
kesal.
“Itu karena kau tidak bersamanya
setiap hari!,jadi kau tak tahu seperti apa keppribaadiannya!”seru Yas membela
diri.
“Apa kakak menyukainya?’tanya
Kendar dengan suara hati hati.
Yas terdiam.ia begitu
terkejut,sampai sampai ia tak bisa berkata apa apa denganpertanyaan Kendar.
“Itu yang ada di otakmu?”tanya
Yas kemudian.
“Jawab aku kak!”pinta Kendar
memaksa.
Yas mendekati Kendar dan
menatapnya sejenak lalu ia memeluk adiknya dengan erat.
“Kakak baru saja patah
hati!,tidak semudah itu kakak jatuh cinta lagi!”seru Yas menjelaskan sambil
terus memeluka adiknya yang kini lebih besar dan tinggi darinya.
“Tapi aku memperhtikannya
berbeda!”
“Tapi kakak tidak.....”Yas tiba
tiba terdiam,ia seperti ada sesuatu yang menghentikan kalimatnya.Sesuatu yang
berasal dari dalam hatinya.sesuatu kebenaran yang seharusnya ia rasakan lebih dalam.
“Aku sayang kakak!”Seru Kendar
melanjutkan kata kata Yasyant terpotong tadi.
Yas tersenyum dan melepaskan
pelukannya dan kemudian menatap wajah adiknya yang terlihat semakin dewasa.
“Ya!,kakak tahu dan kakak juga
menyayangimu!”Seru Yas sambil membelai wajah adiknya
“Aku sayang kakak!”Seru Kendar
lagi dengan nada lebih serius dan tegas.
Yas terdiam dan ia mencoba untuk
mundur.
“Ya!,kakak juga sayang!,karena
kau adalah adiku!”seru Yas yang merasa ada yang tak beres.
“Aku lebih dari itu!”Seru Kendar
lebih jelas.
Yas tersenyum dan menganggap
ucapan Kendar adalah gurauan yang hampir membuatnya percaya.Yas menjauh dari
Kendar,tapi tangan Kendar menahan lengan Yas,membuatnya tertahan disana.
“Jangan bercanda Kendar!,itu
tidak lucu!”Seru Yas mencoba melepaskan diri.
“Aku sayang kakak!,bukan sebagai
adik pada kakaknya!,tapi lebih dari itu!”
“Itu tidak mungkin Ken!”Seru Yas
mengingatkan.
“Kenapa tidak!,kita tidak punya
hubungan darah kan!”Seru Kendar mengingatkan.
“Aku tidak menganggapnya seperti
itu!,dan sampai kapanpun kau tetap adiku!”Seru Yas yang juga mengingatkan.
“Aku cinta sama kakak!,dan itu
sudah lama!”
“Dan satu hal lagi!,usiamu lebih
muda dari kakak!,dan kakak tidak suka dengan laki laki yang lebih muda dari
kakak,kalau dia akan menjadi seseorang yang istimewa buat kakak!”Seru Yas yang
terus menjelaskan.
Kendar tak mengatakan apa apa
lagi tapi dengan tanpa diduga Kendar berniat untuk mencium Yas,dan dengan cepat
Yas menghindar,tapi Kendar terus mencobanya sampai Yas memukulnya,tapi Kendar
terus melakukannya.
Sampai pada akhirnya Ken datang
dan langsung memberi pukulan Pada Wajah Kendar yang masih terlihat lebam karena
luka yang lalu sampai Kendar terjatuh.
“Hey!,kau tahu siapa yang sedang
kau hadapi?”tanya Ken yang terlihat sangat emosi dan hendak memukul lagi,tapi
Yas menahannya.
Kendar bangkit dari tempatnya dan
dengan sekuat tenaga ia membalas pukulan Ken yang sedang memperhatikan Yas.
Dengan mudahnya Ken terkapar
sementara Yas hanya bisa berteriak melihat dua orang dihadapannya saling adu
pukul.
“Hentikan!”Teriak Yas yang hampir
menangis.
“Tapi kak!,dia duluan!”bela
Kendar sambil memegangi wajahnya yang terkena bogem mentah.
“Kau yang kurang ajar duluan!”Bela
Ken.
“Cukup!”seru Yas yang akhirnya
menangis.
“Sebaiknya kau pulang!”Perintah
Yas pada Kendar.
“Tapi kak!”Seru Kendar yang tak
mau.
“Pulang!”Seru Yas dengan nada
tinggi.
Kendar terdiam dan tanpa berkata
apapun ia pergi meninggalkan rumaH kakaknya sambil melihat Ken yang juga
memegangi wajahnya dan Yas yang terlihat begitu marah.
......
Yas mengobati luka Ken yang baru
dengan emosi yang tertahan,Ia tak menyangka dengan kejadian yang baru
dialaminya dan itu dilakukan oleh adiknya yang sudah dianggapnya seperti adik
kandungnya.
“Aku tidak mengetahu apa yang
sebenarnya terjadi!,tapi sepertinya aku melakukan hal yang benar!”Seru Ken yang
menganggap dirinyasebagai pahlawan diwaktu yang tepat.
Yas tak menjawab,ia hanya
menunduk sambil merapikan kotak P3Knya dan menaruhnya di meja.
“Hey!,are you cry?”tanya Ken
mengulangi kata kata Yas seperti ketika ia sedang menangis beberapa waktu yang
lalu.
Ken menundukan wajahnya dan
mencoba untuk melihat wajah Yas yang terus menunduk.
“Apa yang kau lakukan?”tanya Yas
mlelihat tinggah Ken.
“Aku hanya ingin memastikan kalau
apa yang aku katakan itu adalah benar!”Bela Ken yang kembali pada posisinya.
“Kakak boleh memeluku kalau kakak
mau!”seru Ken melakukan seperti apa yang sudah Yas lakukan juga padanya.
Yas diam saja ia hanya menunduk
dan menyembunyikan kesedihan yang telah dilakukan oleh adik tirinya.
Ken diam saja,ia hanya memperhatikan
Kediaman Yas yang tak mau mengatakan apa apa.
Ken menarik Yas kedalam
pelukannya,Yas melawannya tapi Ken menahanya dan terus memeluknya.
“Mendingan dipeluk orang yang
tidak di suka daripada dicium orang yang tidak dicinta!”seru Ken mengingatkan
sambil terus mencoba memeluk Yas.
Yas terdiam,ia mengingat ingat
kata kata Kendar,dan juga kata kata Ken barusan.
“Apakah aku menyukai Ken?”tanya
Yas dalam hati sambil sambil membalas pelukan Ken dan tiba tiba ia
menagis,karena hatinya yang tiba tiba menjadi bimbang.
“Apa sudah baikan?”tanya Ken
sambil melepaskan pelukannya.
Yas dengan berat hati
menyudahinya,walaupun dalam hatinya ia masih ingin berada dalam pelukan Keen,karena
terasa begitu nyaman dalam hatinya.
“Maaf ya kalau aku melakukan hal
itu!,mungkin tidak sopan!,tapi aku hnaya ingin membayar hutang!”Seru Ken.
Yas terkejut dan tak mengerti apa yang
dikatakan Ken.
“Hutang?”tanya Yas.
“Ya!,waktu
itu kakak memeluku ketika aku menagis,dan sekarang aku memeluk kakak sebagai
bayaran hutangku!”seru Ken polos.
Yas
kesal tapi tidak ia tunjukan ia hanya bangun dari tempatnya dan pergi
meninggalkan Ken.
.........
Dan malam itu,Ken dan Yas bermain
dengan hati masing masing,Ken berbohong jika Ia tak tahu apa apa tentang apa
yang terjadi,Ia tahu segalanya sejak Kendar mempermasalahkan tentang keberadaan
dirinya yang mungkin tidak disukai Kendar.
Dan iapun tahu saat Yas tak bisa
menjawab pertanyaan Kendar.
Dan begitu juga dengan Yas di
dalam kamarnya ia belum bisa memejamkan mata,ia teringat kata kata Kendar
tentang perasaannya.Apa dia menyukai Ken,dan sebaliknya,perasaannya terhadap
Ken sendiri,ia teringat ketika mereka bersama,betapa hatinya dibuat tak karuan
ketika jarak mereka begitu dekat di dalam kereta,betapa perhatiannya Ken yang
tiba tiba memberikan tempat duduk untuknya,dan ketika ia mencoba untuk
menghiburnya saat ia sedang patah hati.dan hal hal kecil yang Ken lakukan
untuknya menjadi hal hal yang membutanya kepikiran dan kadang tersenyum
sendiri.
“Benarkah aku menyukainya?”tanya
Yas pada diri sendiri.
“Itu hanya jebakan!,Seandainya
Kendar tak menyakan hal itu akupun takan memikirkannya!”Seru Yas yang terus
menolah apa yang sedang ia rasakan.
“Dan itu tidak mungkin ,karena
usianya lebih muda dariku!”Seru Yas mengingatkan,
........
Tidak ada komentar :
Posting Komentar