Kamis, 28 November 2013

PACARKU GA ADA ROMANTIS ROMANTISNYA Parts 02

............
   Vllad berbeda.itulah yang dirasakan Flor saat ini.ini tak seperti biasanya.tak seperti beberapa malam yang lalu.Vbenar benar cuek,mengacuhkannya.Vllad sibuk dengan dirinya sendiri.dan ini sama sekali bukan Vllad yang dulu. 
  Tiap kali ada urusan pasti Vllad selalu memberi tahu Flor.memberi tahu apa yang sedang dilakukannya.dengan siapa dia sekarang.Walaupun cuek tapi Vllad selalu memberitahukan apa kegiatannya,lain dengan saat ini.apa ada sesuatu yang Vllad sembunyikan dari Flor.
  Itulah pertanyaan yang menduduki pringkat pertama dari sederet pertanyaan yang mengantri tentang Vllad di otak Flor.
  Hari ini Flor akan mencari tahu kebenarannya.Vllad harus menjelaskan semua walau dengan memaksa sekalipun.dengan malu malu Flor mencari cari sosok Vllad d Fakultas Teknik.
  Tak ada yang di kenalnya dan tak ada yang dapat ditanyainya.dengan keberaniannya akhirnya Flor menghampiri segrombolan mahasiswa yang sedang berkumpul di sudut ruangan.
  "maaf apa kalian kenal Vllad?"tanya Flor lemah lembut.hampir semua orang dalam grombolan itu melihat kearah Flor 
  Tapi hanya satu yang menanggapi pertanyaannya.seorang pemuda menatapnya aneh.dan Flor merasa risih dengan cara pandangnya.
  "Cari Vllad ya?"tanya pemuda itu.
 "Ya."jawab Flor sambil mengangguk.
 "Kayaknya dia lagi sibuk sama anak dosen di perpustakaan."jelas pemuda itu.
  "Oh ya.terima kasih atas informasinya"seru Flor yang ingin cepat cepat meninggalkan grombolan itu.
 "Mau kemana?jangan buru buru gitu dong.mau aku anterin?"tanya pemuda itu menawarkan diri.
 "Oh ga usah terima kasih.saya tahu dimana perpustakaannya!"tolak Flor halus.
  Flor cepat cepat meninggalkan grombolan itu.
............
  Bersama dengan Renata Vllad keluar dari perpustakaan dan dari kejauhan Vllad melihat Flor sedang berbincang dengan Gio saingannya dalam prestasi.
  "Ren.kamu duluan ya aku ada urusan"seru Vllad yang siap melangkah.
  "Kamu mau kemana Vllad?.kita harus bersama menyerahkan tugas!"jelas Renata.
  "Tapi ini penting Ren!"seru Vllad tak sabar ingin cepat cepat pergi.
  "Ga bisa Vllad kita harus berdua.agar dosen tahu ini kerja kita"jelas Renata lagi.
  "Terserah deh.kalau dosen ga percaya nanti aku bikin lagi.Bukannya di situ ada namaku juga!"seru Vllad beralasan.dan mengingatkan.
  "Ini harus di persentasikan kan? dan kamu yang menjelaskan.karena setengah dari ini adalah ide kamu"seru Renata mengingatkan.
  Vllad menutup mata dan baru ingat.
  "Ada apa sih?mungkin kita bisa bersama sama.mungkin kalau kita telat aku bisa meminta tambahan waktu pada ayahku"seru Renata memberi solusi.
  "Oke ikut aku"ajak Vllad yang tak sabar.
  Vllad berjalan lebih depan dibandingkan Renata yang berjarak beberapa langkah di belakangnya.
  "Flor.kenapa kamu disini?"tanya Vllad sampainya di tempat Flor yang tampak berjalan kearahnya dengan di ikuti Gio.
 "Kayaknya pacar kamu nyariin kamu tuh"jelas Gio memandang Vllad dan berganti memandang Renata yang tak jauh di belakang Vllad.
  "Vllad!"seru Flor langsung mengajak Vllad menjauh.
  "Kamu ngapain disini?"tanya Vllad dengan nada merendah dan mata sesekali memandang Gio.
  "Aku nyari kamu!"seru Flor.
  "Untuk apa?aku baik baik aja"seru Vllad.
  "Sadar ga sih beberapa hari ini kamu menghilang.ga ada kabar.aku khawatir"seru Flor.
  Vllad menarik nafas dan memegang pundak Flor.
 "Flor aku baik baik aja.aku ga menghubungi kamu karena aku sibuk dengan tugasku,aku.terima kasih dengan perhatiannya dan aku baik baik aja.kamu lihat sendiri kan"kata Vllad meyakinkan.
 "Vllad waktu kita sedikit lagi"teriak Renata yang sedang mengobrol dengan Gio.
  "Ya."teriak Vllad.
 "Siapa cewek itu.tumben cewek masuk sini?"tanya Flor curiga.
 "Dia partner aku.Flor janji sama aku jangan dateng lagi kesini.dan jangan dekati Gio"seru Vllad mengingatkan
  "Kenapa?"tanya Flor penasaran.
 "Ga papa.tapi please denger kata kata aku."seru Vllad meyakinkan.
 "Kamu ga lagi menyembunyikan sesuatu kan?"tanya Flor curiga sambil melirik Renata.
  "Vllad ayo!"teriak Renata.
 "Ga ada.percaya sama aku.mending sekarang kamu kembali.nanti kalau aku sudah selesai dengan tugasku.aku akan menemui kamu!"seru Vllad berjanji.
 "Oke."seru Flor sambil tersenyum lega.
 Vllad meninggalkan Flor menuju Renata dan Gio.dan Flor meninggalkan tempat itu dengan perasaan sedikit lega,tapi juga was was apa lagi dengan kehadiran Renata yang Vllad sendiri tak memberitahunya.
  "Berfikirlah positif Flor"seru Flor pada dirinya sendiri sambil melangkah pergi.
............
   Sesuai perintah Flor menunggu Vllad saat dia pulang kuliah.sambil menunggu fikiran Flor melayang jauh.menuju sosok Renata perempuan yang tampak dekat dengan Vllad.
  Rasa takut menghampiri perasaannya,Flor,takut Vllad akan berpaling darinya karena sosok Renata.
  Renata lebih menarik darinya dari segi penampilan tentu sangat berbeda.dan tentu sangat besar kemungkinan Vllad menaruh simpati pada Renata,Secara mereka sering bertemu dan memiliki kesukaan yang sama.Teknik.
  Lalu Gio.siapa Gio?.mengapa Vllad melarangnya untuk berkenalan bertemu ataupun mengenal lebih jauh.
  "Ini ga adil!"seru Flor bersuara.
 "Ga ada yang melarang kan kalau kita berteman?"sebuah suara mengejutkan Flor yang melamun.
 Flor menoleh kebelakang dan dilihatnya Gio berdiri tepat di hadapannya.
 "Kamu Gio kan?"tebak Flor memastikan.
 "Ya.kamu pengingat yang hebat.pantas aja masuk Ekonomi".seru Gio.
 "Kebetulan aja!"seru Flor berusaha biasa saja walau perasaan was was dan takut menyelimuti perasaannya.
 "Soal tadi siang.maaf ya.mungkin aku berlebihan."kata Gio meminta maaf.
 "Soal itu.bukan masalah"jawab Flor ringan.
 "Tapi paling tidak Vllad melarang kamu untuk kita berteman kan?"tanya Gio meyakinkan.
 "Iya sih.tapi apa urusan dia?yang berteman kan kita.ngomong ngomong memangnya ada masalah apa antara kamu dan Vllad?"tanya Flor.
 "Masalah biasa.bukan cowok sejati namanya kalau tidak bisa menjaga rahasianya dan rivalnya"seru Gio.
 "Oh oke.Dalam hal apa"seru Flor.
 "Apa kita bisa berteman?"tanya Gio sambil mengulurkan tangan tanpa menjawab pertanyaan Flor
  Flor memandangi tangan Gio yang di ulurkan kepadanya.dan ia berfikir tentang ucapan Vllad padanya beberapa waktu lalu.Tapi tiba tiba pikiran Flor buyar saat Flor melihat dari kejauhan sosok Vllad berjalan beriringan bersama Renata dan tertawa lepas bersama.
  "Kita bisa berteman.kenapa tidak"seru Flor tersenyum dan menjabat tangan Gio.
............. 
  Dengan wajah marah Vllad menghampiri Flor dan Gio.
 "Flor ayo kita bicara?"seru Vllad memaksa sambil menarik tangan Flor untuk menjauh dari Gio.
 "Ngomong apa?"tanya Flor sambil melirik Renata yang berada tak jauh di belakang Vllad.
  Vllad mengajak Flor menjauh dari Renata dan Gio.
 "Ada apa?"tanya Flor biasa saja.
 "Flor aku udah bilang jangan dekati Gio!"seru Vllad mengingatkan.
 "Emangnya kenapa?apa Gio penjahat?apa dia sesuatu yang menular dan harus dijauhi?"tanya Flor.
  Vllad terdiam.ia tampak kehabisan kata untuk melarang Flor untuk berteman ataupun menemui Gio.
  "Pokoknya kamu jangan berteman dengan Gio."seru Vllad memaksa.
  "Kenapa Vllad?aku pengen tahu alasannya?"seru Flor memaksa.
  "Apa karena Gio tahu hubungan kamu dan Renata?"seru Flor curiga.
  Vllad terperanga mendengar ucapan Flor.
 "Maksud kamu apa?"tanya Vllad.
  "Kamu cemburu?liat aku sama Renata?.aku sama dia cuma partner kerja.untuk tugas aku!.percaya aku kita ga ada apa apa.jangan denger apapun dari Gio tentang aku dan Renata!"seru Vllad meyakinkan.
  "Kamu paksa hati aku untuk yakin dan percaya.bahwa ga ada apa antara kamu dan Renata.tapi mata aku ga.mata aku liat beda.aku liat kamu menyembunyikan sesuatu dari aku.dan semua terjawab kalau aku dekat dengan Gio."jelas Flor.
 "Ayo aku anterin kamu pulang!"seru Vllad tanpa banyak kata dan menyudahi pertengkaran kecil mereka.
.............
   Vllad mengantarkan Flor pulang dengan menggunakan Taksi.menurutnya di saat seperti ini tak nyaman rasanya jika mereka menaiki sepeda gunungnya.
   Didalam Taksi mereka duduk bersebelahan tapi mereka tak bicara.sebenarnya dalam hati masing masing banyak yang ingin dikatakan di share tapi pertengkaran kecil tadi membuat mereka menjadi Canggung.
 Aapa kamu kangen Sammy?"tanya Vllad membuka suara.
  Flor tak menjawab namun dalam hatinya berkata
  "Aku kangen kamu!".perlahan dan malu malu Vllad meraih tangan Flor dan meremasnya kuat.
 Flor tak mengeluh.Flor malah merebahkan kepalanya di pundak Vllad.
 "Maafin aku ya?!"bisik Vllad.
 "Ga ada yang salah dan ga ada yang perlu dimaafkan".seru Flor.
.............

Tidak ada komentar :

Posting Komentar