............
Vllad berbeda.itulah yang dirasakan Flor saat ini.ini tak seperti
biasanya.tak seperti beberapa malam yang lalu.Vbenar benar
cuek,mengacuhkannya.Vllad sibuk dengan dirinya sendiri.dan ini sama
sekali bukan Vllad yang dulu.
Tiap kali ada urusan pasti Vllad selalu
memberi tahu Flor.memberi tahu apa yang sedang dilakukannya.dengan siapa
dia sekarang.Walaupun cuek tapi Vllad selalu memberitahukan apa
kegiatannya,lain dengan saat ini.apa ada sesuatu yang Vllad sembunyikan
dari Flor.
Itulah pertanyaan yang menduduki pringkat pertama dari sederet
pertanyaan yang mengantri tentang Vllad di otak Flor.
Hari ini Flor akan
mencari tahu kebenarannya.Vllad harus menjelaskan semua walau dengan
memaksa sekalipun.dengan malu malu Flor mencari cari sosok Vllad d Fakultas Teknik.
Tak ada yang di kenalnya dan tak ada yang dapat
ditanyainya.dengan keberaniannya akhirnya Flor menghampiri segrombolan
mahasiswa yang sedang berkumpul di sudut ruangan.
"maaf apa kalian kenal Vllad?"tanya Flor lemah lembut.hampir semua orang dalam grombolan itu
melihat kearah Flor
Tapi hanya satu yang menanggapi
pertanyaannya.seorang pemuda menatapnya aneh.dan Flor merasa risih
dengan cara pandangnya.
"Cari Vllad ya?"tanya pemuda itu.
"Ya."jawab Flor
sambil mengangguk.
"Kayaknya dia lagi sibuk sama anak dosen di
perpustakaan."jelas pemuda itu.
"Oh ya.terima kasih atas
informasinya"seru Flor yang ingin cepat cepat meninggalkan grombolan
itu.
"Mau kemana?jangan buru buru gitu dong.mau aku anterin?"tanya pemuda
itu menawarkan diri.
"Oh ga usah terima kasih.saya tahu dimana
perpustakaannya!"tolak Flor halus.
Flor cepat cepat meninggalkan
grombolan itu.
............
Bersama dengan Renata Vllad keluar dari perpustakaan dan dari kejauhan Vllad melihat Flor sedang berbincang dengan Gio saingannya dalam prestasi.
............
Bersama dengan Renata Vllad keluar dari perpustakaan dan dari kejauhan Vllad melihat Flor sedang berbincang dengan Gio saingannya dalam prestasi.
"Ren.kamu duluan ya aku ada urusan"seru Vllad yang siap
melangkah.
"Kamu mau kemana Vllad?.kita harus bersama menyerahkan
tugas!"jelas Renata.
"Tapi ini penting Ren!"seru Vllad tak sabar ingin
cepat cepat pergi.
"Ga bisa Vllad kita harus berdua.agar dosen tahu ini
kerja kita"jelas Renata lagi.
"Terserah deh.kalau dosen ga percaya nanti
aku bikin lagi.Bukannya di situ ada namaku juga!"seru Vllad beralasan.dan mengingatkan.
"Ini harus di persentasikan kan? dan
kamu yang menjelaskan.karena setengah dari ini adalah ide kamu"seru Renata mengingatkan.
Vllad menutup mata dan baru ingat.
"Ada apa
sih?mungkin kita bisa bersama sama.mungkin kalau kita telat aku bisa
meminta tambahan waktu pada ayahku"seru Renata memberi solusi.
"Oke ikut
aku"ajak Vllad yang tak sabar.
Vllad berjalan lebih depan dibandingkan Renata yang berjarak beberapa langkah di belakangnya.
"Flor.kenapa kamu
disini?"tanya Vllad sampainya di tempat Flor yang tampak berjalan
kearahnya dengan di ikuti Gio.
"Kayaknya pacar kamu nyariin kamu
tuh"jelas Gio memandang Vllad dan berganti memandang Renata yang
tak jauh di belakang Vllad.
"Vllad!"seru Flor langsung mengajak Vllad
menjauh.
"Kamu ngapain disini?"tanya Vllad dengan nada merendah dan mata
sesekali memandang Gio.
"Aku nyari kamu!"seru Flor.
"Untuk apa?aku baik
baik aja"seru Vllad.
"Sadar ga sih beberapa hari ini kamu menghilang.ga
ada kabar.aku khawatir"seru Flor.
Vllad menarik nafas dan memegang pundak Flor.
"Flor aku baik baik aja.aku ga menghubungi kamu karena aku sibuk
dengan tugasku,aku.terima kasih dengan perhatiannya dan aku baik baik
aja.kamu lihat sendiri kan"kata Vllad meyakinkan.
"Vllad waktu kita
sedikit lagi"teriak Renata yang sedang mengobrol dengan Gio.
"Ya."teriak Vllad.
"Siapa cewek itu.tumben cewek masuk sini?"tanya Flor curiga.
"Dia
partner aku.Flor janji sama aku jangan dateng lagi kesini.dan jangan
dekati Gio"seru Vllad mengingatkan
"Kenapa?"tanya Flor penasaran.
"Ga
papa.tapi please denger kata kata aku."seru Vllad meyakinkan.
"Kamu ga
lagi menyembunyikan sesuatu kan?"tanya Flor curiga sambil melirik Renata.
"Vllad ayo!"teriak Renata.
"Ga ada.percaya sama aku.mending
sekarang kamu kembali.nanti kalau aku sudah selesai dengan tugasku.aku
akan menemui kamu!"seru Vllad berjanji.
"Oke."seru Flor sambil tersenyum
lega.
Vllad meninggalkan Flor menuju Renata dan Gio.dan Flor meninggalkan
tempat itu dengan perasaan sedikit lega,tapi juga was was apa lagi
dengan kehadiran Renata yang Vllad sendiri tak
memberitahunya.
"Berfikirlah positif Flor"seru Flor pada dirinya sendiri
sambil melangkah pergi.
............
............
Sesuai perintah Flor menunggu Vllad saat dia pulang kuliah.sambil
menunggu fikiran Flor melayang jauh.menuju sosok Renata perempuan yang
tampak dekat dengan Vllad.
Rasa takut menghampiri perasaannya,Flor,takut Vllad akan berpaling darinya karena sosok Renata.
Renata lebih menarik darinya dari segi
penampilan tentu sangat berbeda.dan tentu sangat besar kemungkinan Vllad menaruh simpati pada Renata,Secara mereka sering bertemu dan
memiliki kesukaan yang sama.Teknik.
Lalu Gio.siapa Gio?.mengapa Vllad
melarangnya untuk berkenalan bertemu ataupun mengenal lebih jauh.
"Ini ga
adil!"seru Flor bersuara.
"Ga ada yang melarang kan kalau kita
berteman?"sebuah suara mengejutkan Flor yang melamun.
Flor menoleh
kebelakang dan dilihatnya Gio berdiri tepat di hadapannya.
"Kamu Gio
kan?"tebak Flor memastikan.
"Ya.kamu pengingat yang hebat.pantas aja
masuk Ekonomi".seru Gio.
"Kebetulan aja!"seru Flor berusaha biasa saja
walau perasaan was was dan takut menyelimuti perasaannya.
"Soal tadi
siang.maaf ya.mungkin aku berlebihan."kata Gio meminta maaf.
"Soal
itu.bukan masalah"jawab Flor ringan.
"Tapi paling tidak Vllad melarang
kamu untuk kita berteman kan?"tanya Gio meyakinkan.
"Iya sih.tapi apa
urusan dia?yang berteman kan kita.ngomong ngomong memangnya ada masalah
apa antara kamu dan Vllad?"tanya Flor.
"Masalah biasa.bukan cowok sejati
namanya kalau tidak bisa menjaga rahasianya dan rivalnya"seru Gio.
"Oh
oke.Dalam hal apa"seru Flor.
"Apa kita bisa berteman?"tanya Gio sambil mengulurkan
tangan tanpa menjawab pertanyaan Flor
Flor memandangi tangan Gio yang di ulurkan kepadanya.dan ia
berfikir tentang ucapan Vllad padanya beberapa waktu lalu.Tapi tiba tiba
pikiran Flor buyar saat Flor melihat dari kejauhan sosok Vllad berjalan
beriringan bersama Renata dan tertawa lepas bersama.
"Kita bisa
berteman.kenapa tidak"seru Flor tersenyum dan menjabat tangan Gio.
.............
.............
Dengan wajah marah Vllad menghampiri Flor dan Gio.
"Flor ayo kita
bicara?"seru Vllad memaksa sambil menarik tangan Flor untuk menjauh
dari Gio.
"Ngomong apa?"tanya Flor sambil melirik Renata yang berada tak
jauh di belakang Vllad.
Vllad mengajak Flor menjauh dari Renata dan Gio.
"Ada apa?"tanya Flor biasa saja.
"Flor aku udah bilang jangan dekati Gio!"seru Vllad mengingatkan.
"Emangnya kenapa?apa Gio penjahat?apa dia
sesuatu yang menular dan harus dijauhi?"tanya Flor.
Vllad terdiam.ia
tampak kehabisan kata untuk melarang Flor untuk berteman ataupun menemui Gio.
"Pokoknya kamu jangan berteman dengan Gio."seru Vllad
memaksa.
"Kenapa Vllad?aku pengen tahu alasannya?"seru Flor memaksa.
"Apa
karena Gio tahu hubungan kamu dan Renata?"seru Flor curiga.
Vllad
terperanga mendengar ucapan Flor.
"Maksud kamu apa?"tanya Vllad.
"Kamu
cemburu?liat aku sama Renata?.aku sama dia cuma partner kerja.untuk
tugas aku!.percaya aku kita ga ada apa apa.jangan denger apapun dari Gio
tentang aku dan Renata!"seru Vllad meyakinkan.
"Kamu paksa hati aku
untuk yakin dan percaya.bahwa ga ada apa antara kamu dan Renata.tapi
mata aku ga.mata aku liat beda.aku liat kamu menyembunyikan sesuatu dari
aku.dan semua terjawab kalau aku dekat dengan Gio."jelas Flor.
"Ayo aku
anterin kamu pulang!"seru Vllad tanpa banyak kata dan menyudahi
pertengkaran kecil mereka.
.............
.............
Vllad mengantarkan Flor pulang dengan menggunakan Taksi.menurutnya
di saat seperti ini tak nyaman rasanya jika mereka menaiki sepeda
gunungnya.
Didalam Taksi mereka duduk bersebelahan tapi mereka tak
bicara.sebenarnya dalam hati masing masing banyak yang ingin dikatakan
di share tapi pertengkaran kecil tadi membuat mereka menjadi Canggung.
Aapa kamu kangen Sammy?"tanya Vllad membuka suara.
Flor tak
menjawab namun dalam hatinya berkata
"Aku kangen kamu!".perlahan dan malu
malu Vllad meraih tangan Flor dan meremasnya kuat.
Flor tak
mengeluh.Flor malah merebahkan kepalanya di pundak Vllad.
"Maafin aku
ya?!"bisik Vllad.
"Ga ada yang salah dan ga ada yang perlu
dimaafkan".seru Flor.
.............
.............
Tidak ada komentar :
Posting Komentar